Kampung Buricak Burinong Di Pesisir Waduk Jatigede

56

BISNIS BANDUNG – Setahun  lalu sejak diinisiasi, pembangunan Kampung Buricak Burinong kini mulai menampakan hasilnya , saat ini tengah melakukan penggarapan pengecatan atap rumah.”Enam bulan pertama kami selesaikan pengecatan dinding. Alhamdulillah sudah selesai. Enam bulan terakhir kami fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kini memasuki tahun kedua, kami lanjutkan dengan proses pengecatan atap. Ada 150 rumah yang akan kami cat bersama-sama masyarakat Cisema,” ungkap Herman Suryatman, penggagas pembangunan Kampung Buricak Burinong di Sumedang ,Senin (01/10/2018).

Dijelaskan, rencana pengecatan 150 atap rumah di Kampung Buricak Burinong yang terletak di kawasan Bendung Jatigede, Dusun Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja Sumedang , membutuhkan kurang lebih 3 ton cat.

”Hitungan kami setiap rumah membutuhkan 20 kg cat. Jadi kebutuhan total untuk 150 rumah diperkirakan mencapai 3.000 kg cat atau sekira 3 ton. Saat ini kami sudah memiliki 2 ton cat, 1 ton sumbangan dari CSR perusahaan dan 1 ton partisipasi dari Desa Pakualam. Mudah-mudah sisa 1 tonnya lagi akan segera kami dapatkan dari sumbangan masyarakat  yang peduli terhadap pembangunan Jatigede. Harga cat untuk atap ini lebih mahal daripada cat untuk dinding. Proses pengerjaannya pun lebih sulit. Jadi perlu persiapan dan kesiapan yang matang,” ucap Ketua Pembina Yayasan Sumedang Motekar tersebut.

Diketahui, pembangunan Kampung Buricak Burinong merupakan pengembangan destinasi wisata budaya dan selfie berbasis masyarakat. Gagasan, perencanaan sampai. pelaksanaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga masyarakat. Eksekusinya dimulai bulan Juli 2017. Saat itu 150 rumah yang ada di Dusun Cisema dicat warna warni. Pada tahap pertama  kurang lebih 3 ton cat telah dihabiskan.

”Alhamdulillah, dibantu  para relawan dari berbagai komunitas, selama 1 tahun kami sudah melaksanakan pengecatan dinding, pelatihan makanan olahan, penataan warung di sekitar pesisir Jatigede, dan penataan halaman kantor desa. Mulai hari Sabtu kemarin kami melakukan pengecatan atap,” tutur Yuyud, Kepala Desa Pakualam.

Pengecatan atap (genteng) disambut antusias oleh masyarakat Dusun Cisema. Masyarakat  ingin menuntaskan pembangunan Kampung Buricak Burinong sebagaimana disampaikan H. Amir Sunarya, tokoh masyarakat Desa Pakualam yang juga Ketua BPD Desa Pakualam.

”Masyarakat tidak sabar untuk melanjutkan pembangunan Kampung Buricak Burinong. Kalau hanya dinding saja yang dicat belum terasa buricak burinongnya. Mudah-mudahan dengan mulai dicatnya atap rumah, buricak burinong akan menjadi kenyataan dan desa kami akan ramai dikunjungi wisatawan,” tambah Amir. (E010) ***