Warga Adat Cikondang Gelar Wuku Taun

36

Menyambut puncak wuku tahun baru islam, warga kampung adat cikondang, desa lamajang, kabupaten bandung. menggelar pisah sambut tahun baru islam, atau biasa disebut wuku taun, selasa pagi. berbagai olahan makanan berupa tumpeng hingga rujak syuro pun dipersiapkan, untuk menyambut tamu dan warga setempat yang sudah menyumbang.

Memasuki bulan muharam, warga kampung adat cikondang menggelar upacara adat wuku tahun. acara ini sudah menjadi rutinitas warga. bahkan, wisatawan dari luar pulau jawa mengikuti prosesi upacara adat yang digelar di rumah adat.

Dalam acara ini, kaum laki-laki mengenakan pakaian khusus berupa pangsi putih dengan bawahan hitam serta ikat kepala. sedangkan wanita menggunakan kebaya bercorak bebas.

Makanan yang disediakan berupa tumpeng, yang terbuat dari 3 jenis beras, yaitu beras huma atau gunung, beras sawah, dan ketan, serta berbagai lauk pauk. makanan yang menonjol dalam acara ini, yaitu rujak syuro yang terbuat dari gula merah dicampur parutan kelapa, ditambah toping buah berupa pisang raja dan nanas.

Juru kunci kampung adat cikondang, abah anom mengatakan, olahan makanan yang disiapkan warga kampung adat tersebut, akan disuguhkan bagi tamu yang datang, serta warga setempat yang sudah menyumbang.

Sebelum upacara adat, benda pusaka seperti keris, pisau, tombak, golok dan lainnya, dibersihkan dulu oleh keturunan dari leluhur kampung adat cikondang, beberapa hari sebelumnya.

Rezytia prasaja, bandung tv.,