Perjalanan Panjang Kwetiau Dari Daratan Tiongkok

59

Membahas makanan atau kuliner, sepertinya  tidak akan pernah ada habisnya. Karena selain karena merupakan salah satu kebutuhan. Aneka makanan semakin berkembang dalam cara pengolahannya , hingga semakin menarik untuk dicicipi dan disantap.  Dari tangan-tangan terampil orang Tiongkok , kita mengenal bakmi dengan segala macam variannya. Rakyat Tiongkok telah mengonsumsi bakmi sejak zaman Dinasti Han 2217 tahun lampau.

Dari daratan Cina, bakmi kemudian menjalar ke daratan  Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara.  Marco Polo untuk pertama kalinya membawa mie ke Eropa sepulang perjalanannya ke Cina. Eropa  mengembangkan mie dengan versinya sendiri.Salah satu varian bakmi yang lumayan popular adalah kwetiau (guantiao, sha he fen). Mie pipih berwarna putih yang dibuat dari beras biasa digoreng atau dimasak berkuah. Di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura, kwetiau populer dimasak dengan cara digoreng . Singapura dan Malaysia menyebutnya Char Kway Teow. Sementara di Indonesia makanan dikenal dengan sebutan kwetiau goreng.

Di negara asalnya, kwetiau dikenal dengan nama char kway teow. Makanan ini pada mulanya adalah makanan yang dijual oleh para nelayan dan petani yang merangkap bekerja sebagai penjual makanan di malam hari. Konsumen  makanan ini pun semula hanya para buruh. Mereka memandang char kway teow sebagai makanan yang menyenangkan.Kwetiau pada umumnya identik dengan orang Tionghoa etnis Hokkian dan Tio Ciu. Di Indonesia, kwetiaw  dibedakan atas kwetiau masakan etnis Hokkian dan kwetiau masakan etnis Tio Ciu. Kwetiau yang terkenal di kalangan Etnis Hokkian yang banyak berdiam di Sumatera adalah kwetiau Medan yang memakai bakso ikan, lapchiong (sosis babi) dan telur bebek. Kwetiau yang terkenal di kalangan etnis Tio Ciu yang banyak berdiam di Kalimantan adalah kwetiau sapi yang memakai daging sapi beserta jeroannya, seperti babat.

Dalam perkembangannya muncul varian baru yang dikenal dengan sebutan kwetiau siram. Kwetiau siram adalah jenis kwetiau yang berkuah,  dimasak dengan daging babi atau sapi. Mengingat kebanyakan masyarakat Indonesia beragama Islam, kwetiau  mengalami penyesuaian agar dapat disajikan untuk masyarakat muslim dengan segala kriteria halalnya. Saat ini kebanyakan kwetiau yang kita kenal memiliki campuran berupa telur , daging ayam suir, sayuran, sosis sapi/ayam dan lain-lain.Akulturasi kuliner dari Tiongkok ini memperkaya khasanah kuliner nusantara.Saat ini kita bisa menemukan kwetiaw di mana saja mulai dari emperan kaki lima hingga restoran restoran kelas atas. (E-001) ***