Pkl dan Bangunan Liar di Terminal Banjaran Ditertibkan

36

Pasca penertiban pedagang kaki lima dan bangunan liar di kawasan terminal Banjaran, kabupaten bandung, suasana disekitar terminal terlihat lebih tertata. Arus lalu lintas di tempat tersebut menjadi lancar, dan tidak sembrawut.

Pedagang kaki lima dan bangunan liar yang ditertibkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja di terminal Banjaran, kabupaten Bandung, berdampak besar bagi semua masyarakst, baik supir angkot, pembeli, dan pedagang. Suasana disekitar terminal pun menjadi lebih tertata rapi, bersih, dan tertib dikarenakan tidak adanya lagi angkutan perkotaan dan yang parkir di bahu jalan. penertiban sebelumnya dilakukan petugas Satpol PP, dikarena kios kios tersebut telah melanggar perda kebersihan, ketertiban, dan keindahan atau K3 dengan berdiri ditempat yang tidak seharusnya yakni trotoar dan terminal.

Terlebih kawasan ini sering dilintasi oleh kendaraan warga, sehingga dapat menganggu dan membuat kemacetan karena banyak nya angkutan kota yang menunggu penumpang dibahu jalan dikarenakan tidak adanya lahan parkir yang bisa digunakan.  Dikatakan salah seorang supir angkot, Sandi Setiawan, dengan penertiban pedagang kaki lima ini, berdampak cukup besar bagi dirinya dan supir supir yang lain, karena bisa menunggu penumpang dengan lebih tertata tidak di bahu jalan.

Diharapkan pemerintah kecamatan agar lebih memperhatikan lagi dan mengawasi supaya tidak ada lagi pkl liar yang mendirikan bangunan disekitar terminal, agar terminal terus terlihat lebih rapih, bersih dan lebih nyaman, kemacaten pun menjadi berkurang.

Rezitya prasaja, bandung tv.