Tidak Mampu Penuhi Syarat, Sedikit UMKM Memanfaatkan Perbankan

46

BISNIS BANDUNG – Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia  Pusat Prof.Dr. Rully Indrawan MSi mengungkapkan, sejauh ini masih sedikit UMKM memanfaatkan sumber pembiayaan perbankan. Renternir masih banyak berkeliaran di masyarakat yang keberadaannya seiring dengan kebutuhan masyarakat pelaku usaha, maupun masyarakat pada umumnya untuk memperoleh pinjaman dana dengan proses yang sederhana.

Namun dibalik itu , ujar Rully , tingkat pengembalian pinjaman kepada rentenir cenderung tidak masuk akal. Hingga hasil usaha tidak berdampak pada kesejahteraan masyarakat karena nilai tambah usaha lebih dinikmati oleh pemilik modal (rentenir). Dikemukakan Rully , pemberantasan renternir sebaiknya tidak disikapi secara hitam putih, karena pada kenyataannya renternir juga sama dengan  lembaga keuangan resmi dalam menjalankan operasi usahanya. “Sejauh ini edukasi dan sosialisasi sudah dilakukan ,namun sekali lagi persoalan utamanya bukan pada ketidaktahuan pelaku UMKM. Tapi lebih banyak pada persoalan dunia perbankan dan fasilitasi yang tersedia untuk menghadapi persoalan penjaminan yang tidak bisa sepenuhnya diselesaikan oleh pelaku UMKM,” ungkap Rully,baru-baru ini.

Dijelaskan Rully , ada tiga hal yang harus disiapkan oleh pelaku usaha dalam merencanakan pinjaman usahanya, antara lain , prospek usaha itu sendiri , kelayakan, kepastian, dan keamanan usaha . Kemudian kredibilitas lembaga penyedia kredit serta ketentuan-ketentuannya dan skema pengembalian pinjaman yang sesuai dengan kemampuan dan kesepakatan yang dibuat.  (E-018)***