Tuntut Kejelasan Status, Guru Honorer Mogok Mengajar

40

Belum adanya kejelasan status, membuat guru hononer di sekolah dasar negeri winayaloka, kabupaten cianjur, beraksi protes, dengan mogok mengajar. akibatnya, kepala sekolah dibantu seorang guru, harus mengajar dua belas kelas secara bergantian.

Dua belas guru honorer di sdn winayaloka, kecamatan pacet, kabupaten cianjur, beraksi mogok mengajar, senin pagi. aksi ini dilakukan, sebagai bentuk protes atas ketidakjelasan nasib mereka, dalam rekruitmen  seleksi calon pegawai negeri sipil atau cpns.

Mereka menuntut kementerian aparatur negara dan reformasi birokrasi, memperhatikan guru-guru honorer kategori 2, maupun non kategori 2. aksi mogok mengajar ini membuat kegiatan belajar siswa, tidak maksimal. para siswa berharap, aksi mogok mengajar ini tidak berkelanjutan.

Selain itu, aksi mogok dari para guru honorer, membuat kepala sekolah dan satu guru pns kewalahan, karena harus mengajar 12 kelas secara bergantian. meski begitu, pihak sekolah tetap berusaha maksimal, agar anak-anak didiknya yang berjumlah 461 orang, tetap bisa belajar di kelas.

Meski kewalahan, pihak sekolah tetap memaklumi aksi mogok yang dilakukan guru honorer yang tengah memperjuangkan nasib dan kesejahteraan hidup mereka. pihak sekolah hanya bisa  berharap, ada solusi yang tepat dari pemerintah, serta tambahan guru berstatus pns di sekolah ini. pasalnya, dari 14 guru yang ada, 12 berstatus honorer, dan hanya ada 2 guru yang berstatus pegawai negeri sipil.

Heri setiawan, bandung tv.