Diajukan ke DPRD Jabar Rp 13 Miliar untuk Pilpres

32

BISNIS BANDUNG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat mengajukan anggaran Rp13 miliar kepada DPRD Jabar. Anggaran yang diajukan itu guna mendukung tahapan pelaksaan Pilpres dan Pileg 2019.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Jabar, H. Syahrir, anggaran akan digunakan kebutuhan pemeliharaan gedung dan pembelian penambahan fasilitas kantor, operasional, sosialisasi tahapan Pilpres dan Pileg sampai ke tingkat PPS (Panitia Pemungutan Suara) serta  membeli kendaraan dinas/ operasional.

Kepada pers di Bandung , Selasa (16/10), Syahrir  menilai anggaran yang diajukan masih cukup realistis.  Berapa besaran anggaran yang bakal disetujui dalam APRD Murni 2019, tentunya akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pembahasan dengan Badan Anggaran DPRD Jabar.

Dari Rp 13  miliar itu, di antaranya Rp 4 miliar  untuk  membeli kendaraan operasional  komisioner dan para pejabat KPU, mengingat  semua kendaraan operasional sekarang merupakan aset Pemprov Jabar yang  harus segera dikembalikan.

Oleh sebab itu, KPU mengajukan permohonan anggaran untuk membeli kendaraan operasional. Misalnya untuk Ketua KPU adalah  Toyota Fortuner,  komisioner lainnya  Inova dan  pejabat Sekretariat KPU jenis Rush.
Guna mendukung terselenggaranya Pilpres dan Pileg 2019, DPRD Jabar siap mendukung dan menganggarkan kebutuhan dana bagi KPU Jabar. Namun, akan  lihat  ketersediaan anggaran yang ada.

Syahrir menyebut dari anggaran yang dikucurkan untuk kegiatan Pilgub Jabar yang lalu   sebesar Rp1,1 triliun masih ada SiLPA (sisa lebih penghitungan anggaran)  sebesar Rp135 miliar. Dan sesuai aturan uang tersebut harus dikembalikan ke kas daerah.(B-002)***