Keindahan Curug Indra Sukabumi Di Hutan Gunung Halimun

42

Wilayah Kabupaten Sukabumi dikenal dengan sumber daya alam melimpah,sehingga tidak mengherankan banyak matapencaharian masyarakatnya yang tergantung pada alam.Perkebunan,pertanian hingga potensi perikanan laut di  Kabupaten Sukabumi mampu mensejahterakan masyarakatnya. Selain itu potensi sumber daya alam yang cukup banyak ,banyak dimanfaatkan sebagai objek wisata, seperti wisata pantai,air terjun atau wisata arung jeram.Perjalanan Mandalawangi kali ini menyambangi wilayah Kabupaten Sukabumi selatan, yakni ke Kampung Cidadap, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak. Di daerah ini ,kami  menjelajahi salah satu destinasi wisata alam  yang berupa air terjun (curug).

            Masyarakat menyebut curug ini dengan sebutan Curug Indra. Pemerintah Desa serta masyarakat dalam beberapa tahun terakhir membangun curug ini untuk menjadi destinasi wisata yang kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Curug Indra bermuara di laut Palabuhanratu. Meski tingginya kurang lebih hanya 10 meter namun, tapi Curug Indra punya cekungan yang lebar dengan debit air besar. Wisatawan dijamin berdecak kagum melihat keindahannya. Tidak sekadar wisata, Curug Indra juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana olahraga air yang menantang andrenalin pengunjung. Misalnya  seperti free jump atau lompat bebas dari atas curug, river tubbing atau sekadar berenang.

            Untuk memaksimalkan fungsi wisata Curug Indra, Pemerintah Desa bersama masyarakat setempat mulai membenahi akses jalan menuju curug . Selain itu, Pemerintah Desa Sukamaju juga berencana membekali masyarakat dengan pemahaman tentang wisata yang berwawasan lingkungan. Jalan masuk menuju curug masih merupakan jalan setapak, belum ada papan petunjuk jalan atau informasi, namun jika ingin mengunjungi curug ini kita bisa mendatangi kantor Desa Sukamaju untuk meminta informasi atau meminta jasa pemandu dari orang lokal.Para pengunjung mulai berdatangan ke lokasi ini,terutama para pengunjung yang senang dengan suasana tempat wisata yang masih alami.

            Potensi lain yang bisa dikembangkan dari kawasan ini ialah kearifan lokalnya. Para pengunjung bisa melihat cara masyarakat dalam mengelola sumber daya alam, misalnya memanfaatkan air nira dan air kelapa hingga menjadi gula.Selain itu bisa melihat masyarakat mengolah lahan pertanian dengan cara yang ramah lingkungan,terutama dalam penggunaan pupuk alami. Rumah penduduk bisa dimanfaatkan sebagai home stay bagi para pelancong yang ingin menikmati suasana pedesaan,konsep ini telah berhasil dikembangkan di beberapa desa wisata di Jawa Barat.Dengan pemanfaatan rumah penduduk sebagai homestay, masyarakat setempat bisa mendapatkan dampak langsung dari destinasi wisata di wilayahnya. (E-001) ***