Pembagian Tugas Pucuk Pimpinan Jabar Mengelola BUMD

50

BISNIS BANDUNG- Pembagian tugas antara Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar dalam pengelolaan BUMD sudah tepat. Sebab, penanganan BUMD memerlukan perhatian khusus, sehingga yang bertugas di dalamnya harus benar-benar konsentrasi.

“Berbagi kewenangan antara Gubernur dengan Wakil Gubernur itu tepat. Penanganan BUMD perlu konsentrasi khusus,” kata Anggota Komisi  III DPRD Jabar, Eryani Silam  di Bandung.

Ia menudukung kolaborasi antara kedua pucuk pimpinan di Pemprov Jabar itu dalam meningkatkan kinerja BUMD, termasuk bank bjb sebagai salah satu BUMD berkinerja baik. “Jadi kewenangannya diberikan setahun ke Pak Wagub, itu betul,” ujarnya.

Menurut Eryani Sulam, tidak berlebihan jika bjb sebagai salah satu BUMD milik Pemprov Jabar melakukan penyegaran terhadap jajaran direksinya.

Selain untuk menggenjot kinerja, upaya penyegaran tersebut diharapkan mampu mengakomodasi hadirnya putra-putra daerah terbaik di jajaran direksi bank pelat merah tersebut. “Saya kira layak juga untuk dilakukan penyegaran,” katanya.

Eryani menjelaskan, salah satu tujuan pendirian bank bjb, yakni agar BUMD tersebut menjadi kebanggaan warga Jabar. Tidak hanya sebatas berkontribusi terhadap perekonomian, melainkan juga dalam hal pendayagunaan putra daerah di dalamnya.

“Awal dari berdirinya bjb ini ingin membuat sebuah bank yang menjadi kebanggan orang Jawa Barat,” ujar dia seraya menambahkan tidak berlebihan  jika jajaran direksi bjb banyak diisi putra Jabar.

Selain itu, pihaknya pun menginginkan agar jenjang karier di bjb berjalan baik. Dan tidak menutup kemungkinan jika jajaran direksi direkrut dari internal bank tersebut.(B-002)***