Mengatasi Mobil Overheat di Perjalanan

95

Mesin mobil memiliki batas ketahanan akan panas. Pemilik kendaraan diharapkan waspada , karena itu pabrikan melengkapi dengan indikator temperatur pada bagian multi information display (MID).

Didi Ahadi, Dealer Techical Support Toyota Astra Motor (TAM) mengingatkan, apa yang harus dilakukan ketika melihat indikator suhu mesin menyala. Pasalnya jika diabaikan, efeknya bakal negatif untuk mesin kendaraan.

Bila mesin mobil mengalami overheat secara tiba-tiba, jangan khawatir ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah overheat.

”Segera mencari posisi aman untuk menepi, dan menggunakan lampu hazard sebagai tanda,” ucap Didi.

Langkah selanjutnya, kata Didi, netralkan transmisi (posisikan di P untuk matik), baru kemudian segera matikan mesin dan buka kap mesin.

”Pertama cek reservoir air radiator dan jangan mencoba membuka tutup radiator. Periksa apakah ada kebocoran air radiator atau kemungkinan kipas radiator  mungkin tidak bekerja,” kata Didi.

Jika air radiator kosong, coba dengan menggunakan lap untuk membuka tutup radiator setengah putaran sampai tekanan dan uapnya keluar. Apabila tekanan sudah habis, buka tutup dan coba isi radiator. Setelah diisi penuh kemudian tutup kembali, baru kemudian nyalakan mesin dan periksa apakah ada kebocoran atau ada masalah dengan kipas radiatornya. ”Jika mobil menggunakan kipas electrik, biasanya carbon brush-nya sudah tipis atau bahkan habis. Jadi mau tak mau harus diderek ke bengkel terdekat untuk diperbaiki,” ucap Didi.

Didi mengingatkan, apabila mobil terus dipaksa ketika sudah overheat, efeknya bisa menyebabkan mesin mati mendadak atau mogok. Pada kondisi seperti itu, biasanya silinder head sudah deformasi atau melengkung akibat kepanasan, sehingga harus engine overhaul atau turun mesin. Jadi berhati-hati dan tetap waspada. (E-002/BBS)***