Dony : Era Digital

37

Upaya Meningkatan Kesejahteraan Masyarakat

BISNIS BANDUNG – Pameran IT Kabupaten Sumedang dibuka oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir  di  Gedung Islamic Center Sumedang. Dalam pameran , setiap SKPD  memperkenalkan proses pelayanan kepada masyarakat melalui sistem online sebagai upaya mempermudah  pelayanan kepada masyarakat, selain untuk menghindari  pencaloan dan pungli dalam  mengurus berbagai dokumen.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, penyelenggaraan pameran Informasi dan Teknologi (IT) yang pertama kali diselenggarakan di Sumedang diharapkan mampu menjawab persoalan ditengah masyarakat , khususnya dalam memberikan pelayanan di era digital serta sebagai peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pameran IT ini, diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kecamatan, BUMN, BUMD dan unsur lainnya di Kab. Sumedang,” ujar Bupati seusai meninjau  stand pameran , Selasa (30/10/2018).

Menurut Dony, kegiatan pameran IT yang pertama kali digelar dan  berbarengan dengan Lounching akses wifi gratis bagi masyarakat  Sumedang di 29 titik yang tersebar di 26  kecamatan se-Kabupaten Sumedang.

Setelah meninjau stand peserta pameran IT, lanjut Dony , kami menilai semuanya tampak siap dengan berbagai informasi dan teknologi yang mereka kembangkan  dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Dan diharapkan seluruh OPD berikut dinas terkait dapat memanfaatkan aplikasi berbasis online, baik FB, tweeter, Whats app dan media sosial lainnya untuk menyosialisasikan berbagai program pemerintah daerah Sumedang. ”Apalagi jika sudah punya website sendiri,” ujar Dony.

Dikemukakan Dony, sekitar pertengahan bulan November 2018 ,  Pemkab Sumedang akan melounching Sumedang Quick Respon yang merupakan salah satu aplikasi berbasis online , guna melayani berbagai keperluan masyarakat Sumedang. “Tunggu saja nanti, seperti apa aplikasi dan pelayanannya itu,” tambah Dony.

Sementara itu Dispenda Kabupaten Sumedang,dalam upaya untuk terus meningkatkan  pelayanan kepada para wajib pajak membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Gerai Indomart.

Diungkapkan  Sekretaris Dispenda Kabupaten Sumedang, Asep Darmawan , dibukanya pelayanan pembayaran online guna memudahkan para wajib wajak dalam melakukan pembayaran pajak.

“Jadi apabila masyarakat yang sibuk dengan pekerjaannya bisa mendatangi Indomart terdekat bila ingin membayar PBB yang berlaku di seluruh Indonesia,” tutur kepada wartawan disela-sela acara Pameran IT  .

Jadi kalau ada warga Sumedang yang bekerja diluar kota,lanjut Asep ,bisa langsung membayar pajak secara online. Tidak perlu  harus pulang dulu ke Sumedang. Dijelaskan Asep , pembayaran via online di gerai Indomart  baru berjalan efektif sebulan kebelakang.

“Alhamdulillah dengan adanya pembayaran online , jumlah wajib pajak yang sudah melakukan transaksi cukup banyak. Karena bisa dengan mudah melakukan pembayaran. Dan bukan hanya itu untuk pembayaran pajak reklame juga bisaa langsung melalui M-Banking,”pungkasnya.

Sama seperti Dispenda,Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumedang sudah setahun terakhir menerapkan sistem informasi dan teknologi. Ketiga sistem itu, yakni Sipetarung (Sistem Informasi Penataan Ruang), Simdaltarung (Sistem Pengendalian Tata Ruang) dan Siap Tarung (Sistem Aplikasi Perencanaan Tata Ruang).

“Ada tiga sitem yang sudah berjalan, seperti Sistem Informasi Penataan Ruang( Sipetarung), sebuah sistem aplikasi untuk mengetahui  tata ruang wilayah Kabupaten Sumedang,” ujar Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumedang, R. Sonny Nugraha .

Kemudian aplikasi  Siap Tarung, merupakan  sistem aplikasi untuk mengetahui intensitas ruang, luas area, kemiringan lereng, ketinggian bangunan di Kab Sumedang.Dan yang ketiga adalah Sistem Pengendalian Tata Ruang (Simdaltarung) yaitu sistem aplikasi pengendalian tata ruang di Kabupaten Sumedang.

“Dengan adanya tiga sistem aplikasi tersebut, warga masyarakat bisa mengetahui  fungsinya mengenai ketentuan , intensitas pemanfaatan ruang , seperti untuk mengetahui perhitungan koefesien dasar bangunan( kdb), koeefisien lantai bangunan (klb) koefisien daerah hijau (kdh) ketinggian bangunan,” tutur Sony seraya menyebutkan sistem ini diharapkan akan mempermudah pelayanan dan meningkatkan kinerja bidang  dan wawasan  masyarakat yang akan melakukan investasi dan pembangunan insfrastruktur.

“Dengan  aplikasi ini diharapkan pula dapat tercipta ketertiban dan keindahan estetika pembangunan  di Kabupaten Sumedang,” ujar Sonny.(E010)