Oli Transmisi Wajib Diganti Secara Berkala

65

Pada motor matik terdapat dua jenis oli yang masing-masing berbeda fungsi dan penempatannya, yaitu oli mesin dan oli transmisi atau gardan.

Saat melakukan perawatan motor matik, tidak hanya berkewajiban mengganti oli mesin saja, tetapi harus mengganti oli gardan juga.

Terkadang ada saja pemilik motor matik yang meremehkan oli gardan dengan  jarang menggantinya.

Padahal fungsinya sangat penting untuk melumasi dan melancarkan kinerja gear ratio pada sistem transmisi otomatis.

Lalu apa efeknya bila oli gardan pada motor matik jarang diganti ?

Salah satu efeknya, yaitu timbul kerusakan pada gear ratio. Kerusakan komponen tersebut ditandai munculnya suara bising dari dalam boks CVT.

“Saat komponen gir transmisi rusak, bakal timbul suara kasar, karena kekentalan oli berkurang dan gesekan akan terjadi antar komponen,” ujar Yong, dari bengkel Yong’s motor.

Kalau sudah begini tentunya akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit buat perbaikan komponen gigi transmisi otomatis.

Maka itu, harus ganti oli gardan matik secara berkala. Setidaknya setiap interval 8.000 km sekali.

Dengan rutinnya mengganti oli gardan, dipercaya perpindahan gigi otomatis  dapat tetap lembut dan dan lancar serta umur pakai CVT jadi jauh lebih lama.

“Apabila Anda rutin mengganti oli transmisi sesuai waktunya, motor matik Anda akan terhindar dari suara berisik dari bagian box CVT,” tambah Yong. (E-002)***