Tangki Bahan Bakar Motor Perlu Dirawat

65

Tangki bahan bakar pada sepeda motor memang minim perawatan. Tapi seiring umur, tempat penyimpanan BBM ini bisa berkarat dan pada akhirnya akan memengaruhi performa i motor.

Karat itu kemudian terbawa ke saringan fuel pump dan menyumbat. Jika sudah begini aliran bensin akan tidak lancar dan menimbulkan gejala brebet.

“Harusnya setiap tiga sampai empat bulan sekali atau 10 ribu km. Paling lama enam bulan  kotoran yang berpotensi membuat tangki keropos dikeluarkan dari tangki,” tutur Asep, mekanik sebuah bengkel motor di Ujungberung Bandung.

Menurut Asep yang sudah cukup berpengalaman dalam urusan perbaikan tangki, sebenarnya pembersihan tangki cukup mudah. Pertama sediakan waktu satu hari karena proses pembersihan tangki membutuhkan waktu lama. Menguras tangki dilakukan di bengkel, karena jika dilakukan sendiri u banyak yang harus dibongkar-pasang, ada sil, pompa bahan bakar dan lainnya. Kalau pasang sendiri dan salah pemasangan,  motor bisa tidak bisa hidup.

Sebaiknya tidak mengisi bensin sebelum membersihkan tangki, karena bensin harus dikeluarkan untuk membersihkan kotoran. Setelah tangki kosong bersihkan pakai sabun deterjen , lalu bilas dengan air hingga bersih.

“Mau lebih bersih lagi bisa ditambah menggunakan besi magnet untuk menarik kerak dari dalam tangki,” ucap Asep. Setelah pembilasan dengan air, keringkan dengan cara didiamkan seharian.

Setelah kering, bilas beberapa kali tangki dengan bensin untuk menghilangkan sisa-sisa bahan pembersih.

Soal harga, ongkos kuras tangki di bengkel resmi, Asep menyebut, pelanggan hanya cukup membayar Rp 100-150.000. (E-002)***