Cabut Pentil, Bukan Geretak

26

AKSI cabut pentil  yang digelar  Pemkot Bandung, semoga saja tidak sekadar menggeretak bagi  mereka yang memarkir kendaraan  sembarangan  di sepanjang jalan Kota Bandung. Ini langkah yang tegas dan diharapkan konsisten, setelah  sering terlihat pemandangan  sareukseuk banyak  kendaraan yang parkir tidak perduli  rambu-rambu jalan.

Pemkot Bandung telah memberlakukan penindakan cabut pentil ban kendaraan bagi pelanggar parkir sembarangan,  sejak Jumat, 16 November 2018. Operasi cabut pentil  diharapkan mampu  mengurangi penyebab kemacetan. Intinya semua ruas jalan di Kota Bandung bisa bersih dari perilaku-perilaku pelanggar parkir.

Kita sepakat cabut pentil bukan tujuannya, tetapi dengan peraturan wali kota ini masyarakat bisa menyadari bahwa ada peraturan baru, dan masyarakat bisa menaati dan mengindahkan peraturan  tersebut.

Peraturan wali kota Bandung yang menyantumkan sanksi bagi pelanggar parkir itu telah terbit sejak 9 November lalu dan telah menjalani masa sosialisasi tanpa penindakan. Dengan aturan baru itu,  para pelanggar parkir di Kota Bandung yang selama ini terbiasa abai bisa menghadapi efek jera.

Melalui operasi bersama tentunya  bisa meningkatkan intensitas penindakan di jalanan Kota Bandung. Kepolisian dan seluruh pihak  juga terlibat  dalam suatu  komando  koordinasi memetakan titik kegiatan operasi rawan pelanggaran parkir.

Operasi Cabut Pentil dikenakan kepada kendaraan yang terbukti melanggar parkir dan ditinggal pemiliknya. Jika terdapat pengemudi di kendaraan itu, kepolisian akan memberlakukan tilang.

Saat ini, operasi masih dilangsungkan pada pagi hingga sore hari, hingga masyarakat mulai menyadari tindakan tegas dari petugas. Di masa mendatang, petugas akan menyisir kota di malam hari. Sementara Tim Unit Reaksi Cepat akan menindaklanjuti laporan warga via media sosial.

Setelah sosialisasi dianggap cukup,  bisa saja nantinya dilakukan  operasi penindakan di malam hari. Sebab  selama ini kerap ditemukan  parkir di café, tempat makan, tempat hiburan, tanpa memperhatikan  aturan main. Namun  sejauh ini masih dalam tahap  sosialisasi.

Anita Purba,  Jalan Jakarta Bandung