Jawa Barat Kembangkan Potensi Geopark Sebagai Destinasi Kelas Dunia

24

BANDUNG—Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan mengembangkan  potensi geopark yang ada di wilayah Jawa Barat setelah sukses menjadikan Geopark Ciletuh, Sukabumi  sebagai destinasi wisata dunia.


Dikemukakan Sekretaris Daerah  Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa,  potensi pariwisata dari objek geopark di Jabar sangat potensial  untuk dikembangkan  diperkuat dengan  payung hukum  Peraturan Gubernur nomor 72 tahun 2018 tentang Pengembangan Kawasan Geopark di wilayah Jawa Barat.

“Peraturan Gubernur ini diterbitkan dengan  tujuan untuk melakukan tata kelola pengembangan beberapa wilayah yang memiliki potensi geopark,” tutur Iwa , baru-baru ini usai acara sosialisasi Pergub 72/2018 di Gedung Sate.

Iwa menyebut , potensi bebrapa geopark yang di wilayah Jawa Barat, antara lain di wilayah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran.

“Dengan adanya Peraturan Gubernur  bisa  menjadi pedoman hukum dalam mengembangkan pembangunan kepariwisataan di daerah masing-masing,” ujar Iwa.

Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Kabupaten Sukabumi yang telah ditetapkan Sebagai Unesco Global Geopark (UGG) menurutnya,  akan menjadi motivasi bagi wilayah lain yang memiliki potensi geopark untuk merintis dari tahapan geopark nasional (GN) menuju UGG. Diterbitkannya Pergub nomor 72/2018 bisa terbangun sister geopark di tingkat regional, nasional maupun internasional.

Terbitnya Pergub ini dinilai Iwa,  sejalan dengan kebijakan pembangunan bidang kepariwisataan di Provinsi Jawa Barat sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan Dan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2015 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Jawa Barat Tahun 2015-2025.

“Salah satu poin dari peraturan tersebut adalah membangun pemasaran pariwisata terpadu antar daerah yang efektif dan efisien serta bertanggung jawab dalam membangun citra pariwisata Jawa Barat yang berkelas dunia,” ungkap Iwa.

Proses mengembangkan objek wisata berkelas dunia , lanjut Iwa , tetap dengan memenuhi Standar Internasional Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang mempertimbangkan beberapa aspek, di antaranya aspek lingkungan, sosial/masyarakat, dan ekonomi.

“Destinasi memiliki aspek tersebut akan menjadi magnet menarik wisatawan dari berbagai belahan dunia untuk berkunjung  untuk melihat keragaman atraksi wisata mulai dari alam yang terawat, atraksi budaya yang khas, kuliner dan yang tidak kalah penting adanya aminitas atau kemudahan fasilitas dan aksesibilitas menuju obyek,” katanya.

Dengan  diterbitkannya Pergub tentang geopark , pihaknya berharap dapat menghilangkan keterbatasan antar wilayah untuk bekerjasama mengembangkan potensi, khususnya kawasan geopark yang tidak dibatasi oleh batas administrasi.Dan wilayah yang memiliki geopark diharapkan  akan menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat . (B-003) ***