APBD Jabar 2019 Fokuskan Delapan Program Prioritas

26

BISNIS BANDUNG– Kebijakan belanja daerah pada APBD tahun anggaran 2019 akan difokuskan pada delapan program prioritas pembangunan. Belanja daerah 2019 ini diupayakan dengan pengaturan pola pembelanjaan akuntabel, proporsional, efisien dan efektif.

Menurut Gubernur Jabar, M Ridwan Kamil, kedelapan program prioritas pembangunan tersebut adalah penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, pemanfaatan modal alam untuk pemantapan ketahanan pangan dan mendorong bisnis pertanian berkelanjutan, peningkatan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan industri dan pariwisata.

Kemudian peningkatan interkoneksi pusat-pusat pertumbuhan dan infrastruktur, peningkatan akses dan kualitas pendidikan rintisan wajib belajar 12 tahun, kesehatan dan pelayanan dasar perumahan/ permukiman, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pengendalian pemanfaatan ruang. Kemudian, peningkatan modal sosial masyarakat untuk peningkatan daya saing dan penguatan reformasi dan birokrasi.

Sedangkan untuk pembiayaan pada APBD 2019, lanjut Emil, terdapat sisa lebih perhitungan anggaran daerah tahun sebelumnya atau Silpa sebesar Rp2,25 triliun.

Pemprov Jabar juga memberikan penyertaan modal sebesar Rp76,8 miliar kepada Bank BJB.

Gubernur Emil berharap Rancangan APBD TA 2019 tersebut ditetapkan oleh DPRD dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan selesai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” ujarnya di Bandung, pekan ini.

Perda RPJMD

Sementara itu Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari mengimbau agar Raperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Barat Tahun 2018-2023 dapat segera rampung sehingga dapat menjadi acuan pelaksanaan pembangunan.

“Kami berharap Raperda RPJMD akan segera selesai, setelah selesai tentunya ini akan menjadi acuan pelaksanaan baik anggaran maupun pembangunan ke depan dan pengawasannya kami akan melihat bagaimana indikator-indikator yang ada dalam RPJMD ini bisa dilakukan dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat” katanya.

Ia  berharap, program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat diimplementasikan dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Jadi rencana pembangunan lima tahun ke depan Jawa Barat ke depan, prioritas programnya bisa tertuang dalam RPJMD dan dapat diimplementasikan dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.(B-002)***