Media Mainkan Peran dalam Pileg dan Pilpres

11

BISNIS BANDUNG- Sebagai media mainstream, pers memainkan peran  yang  penting  untuk menyiarkan berita independen dalam  Pileg dan Pilpres (Pemilu legislatif dan presiden/wakil presiden) . Oleh sebab itu peran pers diyakini sebagai salah satu pemberi informasi yang independen, kata Anggota Komisi I DPRD Jabar, Yusuf Fuad dalam percakapan dengan wartawan  pada acara  media gathering DPRD Jabar dengan tema, “Peran aktif media  dalam mewujudkan Pemilu 2019 yang berdaulat jujur dan adil” di Garut, Senin (26/11).

Dia menyebutkan penyelenggaraan pemilu yang aman dan demokratis merupakan kewajiban semua elemen masyarakat,  bukan hanya menjadi tugas dari penyelenggara Pemilu dan pihak keamanan, namun media pun memiliki peran penting.

Pemilu 2019,  masyarakat tidak hanya memilih calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD kota/kabupaten, tapi memilig juga  presiden dan wakil presiden yang kini  pemberitaan mengenai kandidat capres dan cawapres semakin meningkat.

Menyinggung  Undang-Undang nomor 4 tahun 1999 Tentang Pers,  ia mengatakan  pers mempunyai fungsi menginformasikan, mendidik, menghiburn Selain itu, melakukan pengawasan sosial yang merupakan pegangan media dalam menghadapi Pemilu 2019.

Karena itu, independensi media harus dapat menjaga dari pengaruh politik praktis.  Sebab, media mempunyai pengaruh luas di masyarakat.

“Pers harus gunakan fungsinya dengan baik sehingga kepentingan individu dan golongan dapat dilepaskan dengan mengutamakan kepentingan bersama,” ujarnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan Pemilu 2019 fungsi pers diperlukan dalam membantu peran penyelenggara. Mulai dari sosialisasi, baik itu informasi proses dan ketentuan Pemilu. Termasuk kinerja peserta Pemilu serta hak dan kewajiban pemilih.

“Pers berperan aktif melakukan kontrol,  pendidikan politik, membantu masyarakat memberikan informasi yang benar dan berimbang sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan politik mereka,” ucapnya.

Sementara itu, Komisianer Komisi Pemilihan Pemilu (KPU) Jawa Barat Idham Halid mengatakan,

bicara tentang demokrasi, maka media merupakan bagian yang tidak terpisahkan,  berperan mematangkan kualitas demokrasi dengan cara mendidik masyarakat. Yaitu dengan menghadirkan informasi yang diberikan secara akurat dan objektif kepada pemilih.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar, Wasikin Marzuki bahwa peran media dalam penyelanggaraan Pemilu 2019 sangat penting.  Sebab, baik buruknya pelaksanaan pemilu salah satunya tergantung dari peran media itu sendiri.(B-002)***