Situ Sukamanah Cianjur Selatan Di Daerah Alluvial dan Dataran Endapan Lahar

13

 Potensi wisata alam di wilayah Cianjur selatan, cukup banyak dan bervariasi, mulai dari wilayah pantai, sungai pegunungan hingga dataran rendah yang esksotik. Beberapa obyek di antaranya belum tertata maksimal, disebabkan beberapa faktor, seperti aksebilitas.

 Perjalanan Mandalawangi ke Cianjur selatan akan menguak obyek wisata alam berupa danau yang dikenal dengan nama Situ Sukamanah di Desa Sinarjaya Kecamatan Tanggeung. Untuk sampai ke obyek tersebut dari pusat kota Cianjur membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat. Pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi bisa menggunakan moda transportasi umum. Bila perjalanan mulai dari jalan utama kecamatan Tanggeung, walau kondisi jalan menuju Situ Sukamanah tidak mulus berada di tengah  perbukitan, tapi  menuju Situ Sukamanah lebih mudah.

 Topografi di sekitar Situ Sukamanah merupakan bagian dari topografi Kecamatan Tanggeung yang berupa dataran dengan kemiringan lereng  antara 0 – 8% berada di daerah pantai yang merupakan daerah alluvial sungai dan lahar dengan tingkat erosi yang rendah. Situ Sukamanah berada pada dataran di daerah alluvial dan dataran lahar. Keindahan alam Rawa Sukamanah awalnya merupakan rawa yang kecil, seiring berjalannya waktu, tempat ini berubah menjadi sebuah danau seluas 6 Hektar yang dikelilingi berbagai macam pepohonan hijau yang jadi habitat aneka rupa satwa. Keindahan Rawa Sukamanah sejauh ini belum banyak diketahui oleh banyak masyarakat, sehingga pengunjung ke danau ini didominasi oleh warga sekitar Kecamatan Tanggeung.

 Situ Sukamanah merupakan danau alami yang belum dikembangkan menjadi objek wisata. Di tempat ini, hanya ada satu warung kecil di samping Situ Sukamanah dan area parkir yang memanfaatkan lahan kosong di pinggiran Situ Sukamanah. Untuk mengelilingi Situ Sukamah, dapat dilakukan dengan berjalan kaki memutar melalui kebun dan sawah atau menyeberang jembatan pipa air yang di pinggirnya ditanami bambu sebagai pegangan. Pipa ini merupakan pipa saluran air dari Situ Sukamanah ke area permukiman penduduk. Uniknya, warna air Situ Sukamanah pada musim kemarau akan berwarna hijau tosca. Di Situ Sukamanah banyak binatang air semacam siput, seperti kijing dan haremis yang ditangkap warga untuk lauk pauk.

 Pemanfaatan Situ Sukamanah masih sebatas untuk pemenuhan kebutuhan air warga di sekitar. Padahal kawasan ini memiliki potensi bila dikembangkan menjadi destinasi wisata alam di daerah Cianjur selatan. yang masih alami dengan berbagai keunikannya. (E-001)***