PENONTON SUPER GENERATION FEST 2018 Terpuaskan Dengan Musik Indie

    19

    Pesona musik indie di Indonesia sudah lama dinikmati para pendengarnya di tanah air sejak  tahun 90-an, bahkan musik yang tidak tergantung keberadaan pada sistem produksi dan pendistribusian produk musik, seperti yang terjadi selama ini, menjadikan musik indie  menemukan habitat dan caranya sendiri untuk mengembangkan keberadaanya.

    Sabtu, 24 November 2018 di Eldorado Dome, Bandung, 3Hundred dan OZ Radio bekerjasama dalam menggelar event Super Generation Fest 2018 yang disupport penuh oleh Super Music.id dengan menampilkan dua band indie dalam negeri, Under The Bright Yellow Sun dan Rock N Roll Mafia, ditambah dua band indie luar negeri, yakni grup indie rock asal Oxford, Inggris, RIDE dan band rock asal Brooklyn, New York City, Amerika Serikat dan DIIV.

    Ariella Davina Sahertian,  perwakilan Supermusic.id Regional Bandung mengatakan, kegiatan Super Generation Fest 2018 ini merupakan Bigbang dari rangkaian aktivitas sebelumnya yang  dilaksanakan  bulan Juli 2018 yang temanya beragam tidak hanya music saja. Sementara Dikki Dwisaptono, juga perwakilan Supermusic.id Regional Bandung menambahkan, respon dari  penonton cukup baik, anak-anak muda penonton, datang dari kota maupun luar Kota Bandung, seperti dari Jakarta, Medan, bahkan dari beberapa kota di Jawa Tengah.

    Jelang pertunjukan, sudah terlihat antusias penonton yang antri di tiket box. Masuk ke venue para penonton dimanajakan dengan terowongan yang atasnya terdapat permainan lampu disko yang membuat langit-langit terowongan menjadi tampak gemerlap, ditambah atraksi lain yang memanjakan penonton. Berlanjut ke stage opening band ROCK N ROLL MAFIA yang  memanjakan penonton dengan perform ramuan musik electro rock, dilanjutkan dengan tampilan  grup band DIIV (baca: Dive) yang sukses mencuatkan dua album, yakni Oshin (2012) dan Is the Is Are (2016). Sang frontman, Zachary Cole Smith eks personel Beach Fossils, Andrew Bailey (gitar) Colin Caulfield (bass/keyboards) dan Ben Newman (drum). Puncak acara ditutup dengan penampilan grup RIDE yang formasi personilnya, Steve Queralt (bass), penggebuk drum Laurence “Loz” Colbert (drum) serta duo vokalis, gitaris dan penulis lagu Andy Bell dan Mark Gardener. Kedatangan Ride kali ini merupakan kunjungan perdana ke Asia Tenggara, khususnya Indonesia, sejak terbentuk tahun 1988. Band yang dikepalai Andy Bell, baru melepas album comeback bertajuk Weather Diaries (2017) dan mini album bertajuk ‘Tomorrow’s Shore’, grup sebelumnya sempat lama vakum. ( E- 009) ***