Kisah Inspiratif Rahmat, Jadi Perhatian Desainer Kondang Anne Avantie

46

MESKIPUN terlahir dengan keterbatasan fisik, namun cita-cita Rahmat Hidayat (25) warga Kampung Ciawitali, Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tidak terbatas sejauh mata memandang.

Melalui karya-karya desain baju kebaya, pria yang mengidolakan desainer Ivan Gunawan ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya. Bahkan, berkat karya-karya desainnya itu, Rachmat dikunjungi oleh desainer kondang Anne Avantie.

“Awalnya saya sempat merasa minder dengan keadaan seperti ini, tapi dengan motivasi kuat dan dorongan keluarga akhirnya saya bisa mandiri dan menghasilkan karya,” kata Rahmat saat ditemui wartawan di kediamannya, Selasa (27/11/2018).

Hingga kini sudah tidak terhitung berapa karya desain gambar baju yang sudah dibuat Rahmat. Ini dikarenakan, sudah sejak saat berusia lima tahun dia hobi menggambar.

Hobi itu ditularkan oleh sang bibi yang kebetulan memiliki kegemaran sama. Lambat laun insting dan kemampuan Rahmat semakin terasah dalam membuat pola baju di atas kertas.

Sebelum fokus menekuni desain gambar baju, putra dari Ati Susilawati (44) ini juga sempat membuat berbagai kerajinan tangan dari bungkus kopi dan gantungan kunci. Namun seiring perjalanan waktu, dia lebih fokus membuat desain busana karena ingin mengikuti jejak sukses idolanya sebagai desainer. Bahkan saking nge-fans-nya, Rahmat bermimpi suatu hari nanti bisa bertemu langsung dengan Ivan Gunawan.

Sementara itu, Ibunda Rahmat, Ati Susilawati (44) berdoa agar anak pertamanya itu bisa sukses di masa depan dan membanggakan keluarga. Apalagi selama ini, meskipun memiliki keterbatasan fisik, tapi anaknya tersebut menjadi tulang punggung keluarga bagi empat saudaranya.

Hasil karyanya biasanya dijual melalui internet di media sosial ke sejumlah wilayah seperti ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Bandung, dan Jakarta, dengan harga antara Rp50.000-Rp500.000.

“Sebagai orang tua tentu saya ingin melihat Rahmat sukses dan mampu membiayai adik-adiknya terutama dalam pendidikan sebagai bekal masa depan,” ujar Ati. (C-003/BBS)***