Pameran UKM Sumedang Promosikan Ekonomi Kerakyatan

43

BISNIS BANDUNG – Masalah pemasaran produk Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk meningkatkan ekonomi dan daya saing. Melalui sebuah pameran produk kerajinan yang diinisiasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sumedang, diharapkan bisa mendongkrak pemasaran produk kerajinan dari Sumedang.
Ketua Dekranasda Kabupaten Sumedang Hj.Susi Gantini mengatakan, melalui kegiatan pameran  diharapkan bisa memberi nilai tambah bagi para pengrajin maupun pelaku usaha untuk mempromosikan produknya kepada masyarakat  guna mewujudkan ekonomi kerakyatan.
“Saya berharap Dekranasda dapat merangkul seluruh masyarakat yang memiliki minat dan perhatian di bidang kerajinan. Sehingga kelak dapat dikembangkan semaksimal mungkin sebagai salah satu upaya melestarikan kerajinan danbudaya di Sumedang,” ucap Susi  kepada wartawan, Sabtu (8/12/18) di sela  kegiatan pameran yang berlangsung  di kawasan Alun – alun Sumedang.
Susi menambahkan, pameran produk unggulan  yang dilaksanakan selama dua hari dari Sabtu 08  sampai Minggu 09 Desember 2018, diikuti oleh 20 stand pengrajin dan 3 stand kuliner makanan khas  Sumedang.
Acara ini juga  bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk kerajinan unggulan daerah Kabupaten Sumedang ke masyarakat, sekaligus memperkenalkan proses produksi setiap kerajinan.
“Untuk mendukung visi misi Kabupaten Sumedang Simpati tentunya Dekranasda ingin berperan aktif dan menjadi tolak ukur dari kemajuan Kabupaten Sumedang ke depan yang tentunya didukung oleh berbagai stake holder dan pemerintah Kabupaten Sumedang, hingga tercipta kondisi yang harmonis dan dinamis”ucapnya.
Sementara  Bupati Sumedang H.Dony Ahmad Munir yang  membuka  pameran produk unggulan kerajinan Kabupaten Sumedang tahun 2018 dalam sambutannya berharap, pameran produk unggulan kerajinan bisa berkelanjutan dan dapat di implementasikan kepada seluruh masyarakat dan bermuara pada penguatan ekonomi kerakyatan.
“Kegiatan ini saya lihat sudah sangat bagus dan bermakna  serta yang diperlihatkan atau dipamerkan kepada masyarakat betul-betul produk unggulan. Artinya produk ini sudah sangat siap untuk dipasarkan secara lokal , bahkan dipasarkan ke mancanegara,” tutur Dony .
Disinggung terkait kurangnya perhatian dinas terkait lemahnya dukungan dan perhatian  terhadap pelaku usaha kerajinan. Dony mengakui , bahwa selama ini kinerja SKPD terkait belum maksimal dalam melaksanakan tugasnya.
“Tentunya ada yang sudah, juga yang belum, tapi tadi saya mengajak kepada SKPD terkait (Diskoperindag) untuk membantu dari sisi permodalan. Tapi saya melihat output dari kegiatan ini bisa membuka akses pasar dan modal. Ke depan saya berharap kegiatan ini dapat menguatkan organisasi para pengrajin, selain meningkatkan kapasitas para pengrajin ,” ucap Dony.
Bupati beserta unsur Forkopimda  melakukan peninjauan ke setiap stand didampingi Ketua Dekranasda beserta jajaran  Bupati berikan apresiasi dan meminta Dinas Koperasi Peridustrian dan Perdagangan memperhatikan produk batik  khas Sumedang. Acara yang bertemakan “Melalui Dekranasda, Kita Wujudkan Kreatifitas Ekonomi Masyarakat Sumedang” tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua Dekranasda Kabupaten Sumedang beserta jajaran pengurus, para Kepala SKPD, Kepala BUMN/BUMD dan tamu undangan . (E- 010) ***