BAWASLU Cecar BUPATI Dengan 20 Pertanyaan

37

Badan pengawas pemilu kabupaten bandung barat, memiliki dua alat bukti, sehingga berani memanggil bupati bandung barat, aa umbara sutisna, untuk dimintai keterangan. pada dua alat bukti yang dipegang tersebut, bupati diduga tersandung pelanggaran kampanye pemilu dalam agenda pemerintahan di desa pasirlangu, kecamatan cisarua bandung barat, beberapa waktu lalu.

Usai memeriksa bupati bandung barat, di kantor bawaslu kbb, selasa petang, komisioner bawaslu kbb,  divisi penindakan pelanggaran, ai wildani sri aidah mengungkapkan, pihaknya memiliki dasar dua alat bukti berupa video dan foto, sehingga meminta yang bersangkutan menjelaskannya. namun, dua alat bukti itu belum dapat ditampilkan ke publik.

Ai mengemukakan, bupati aa umbara dipanggil untuk dimintai keterangan atau klarifikasi, terkait dugaan pelanggaran pidana pemilu. namun, belum pada kesimpulan, karena masih tahap pembahasan satu dan klarifikasi. kemudian akan ditindaklanjuti dengan pembahasan kedua, dengan melibatkan sentra gakumdu secara keseluruhan, yakni bawaslu, kejaksaan, dan kepolisian, untuk memutuskan memenuhi unsur yang diduga atau tidak.

Bawaslu mencecar 20 pertanyaan, mulai pembuka, inti, dan penutup, serta pengembangan dari unsur kejaksaan dan kepolisian.

Terkait pelanggaran pasal yang dilakukan, yaitu undang-undang nomor 7 tahun 2017, pasal 282 dan 574, yang isinya pejabat negara, struktural, dan fungsional dalam jabatan negeri, serta kepala desa, dilarang membuat keputusan dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu selama masa kampanye. setiap pejabat negara yang dengan sengaja membuat keputusan dan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, dipidana penjara paling lama 3 tahun, dan denda paling banyak 36 juta rupiah.

Algi muhammad gifari, bandung tv.