Gsrek Indonesia West Java Chapter Berbagi Kebahagiaan

100

Interaksi antar anggota serta jalinan dan hubungan baik dengan pihak lain, terus digalang komunitas yang bernaung dalam Gsrek Indonesia West Java Chapter. Untuk kesekian kalinya dalam kurunwaktu  satu tahun , kegiatan berbagi menjadi agenda wajib yang terus dilakukan. Tidak hanya gemar pada otomotif , segenap anggotanya dituntut memiliki jiwa sosial . Kebanggaan memiliki dan mengendarai motor besar adventure merupakan salah satu ciri dan kekuatan komunitas .  Namun, tidak kurang rasa bangga dan bahagianya manakala mereka secara tradisi mampu menggelar kegiatan sosial berbagi dengan masyarakat sekitar. Untuk tahun 2018 ini bakti sosial yang mereka gelar  berbeda dari sebelumnya. Kali ini kegiatan charitynya terkait menyambut hari Natal tahun 2018.

Mereka beronvoy  untuk menyambangi dan berbagi kebahagiaan bersama dengan anak-anak panti asuhan Bhakti Luhur di kawasan Taman Kopo Indah Bandung, Selasa (18/12).

Setibanya disana, segenap bikers Gsrek Indonesia West Java Chapter langsung disambut oleh anak-anak panti asuhan berkebutuhan khusus. Tampak keceriaan dan kebahagiaan diwajah mereka ketika para bikers penghobi motor besar  berinteraksi langsung, memberikan sejumlah donasi, bingkisan, mengikuti games hingga makan siang bersama.

“Bagi kami, aksi sosial ini sebagai bagian dari aktivitas rutin sambil menjalani hobi otomotif . Aksi sosial ini tak hanya sampai disini , akan kerap dilakukan ditengah aktivitas Gsrek Indonesia West Java Chapter dalam menjalani hobi berotomotif. Tak lupa aktifitas amal ini dijadikan untuk menjaga hubungan baik dengan pihak lain dan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi, serta bukti eksistensi di dunia otomotif,”ujar Gunadi Ligawan, Wakil Ketua Gsrek Indonesia West Java Chapter.

Menurut salah seorang Pembina GSrek Indonesia West Java Chapter, Oke D Junjunan  yang hadir dalam acara amal tersebut, komunitas ini memiliki kepedulian sosial yang cukup tinggi. Beberapa event internal yang telah digelar, semisal touring hingga jauh ke luar kota bahkan luar provinsi, kerap diselingi dengan kegiatan bakti sosial didalamnya. Biasanya pada bulan puasa kita terlibat dalam kegiatan buka bersama dengan anak-anak yatim piatu beragama Islam. Namun kali ini kita berbagi kebahagiaan jelang Natal bersama anak-anak berkebutuhan khusus. Inilah bentuk daripada bahwa berorganisasi atau menjalan hobi itu tanpa melihat suku, agama dan ras, tetapi toleransi serta kebersamaan yang diutamakan. (E-002)***