Kampung Carakan Buricak Burinong Permukiman Baru Warga Terdampak Jatigede

204

BISNIS BANDUNG  – Kampung  Carakan Buricak Burinong  di Dusun Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja rampung dibangun. Masyarakat sekitar maupun dari  luar Sumedang kini mulai melirik objek wisata baru yang berada di sisi Waduk Jatigede .
Petugas dari  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,  meninjau langsung ke kampung berbasis literasi . Potensi wisata ini, kini  sudah banyak dikunjungi oleh  wisatawan  Menurut Yuyud ,Kepala Desa Pakualam Yuyud,  pembangunan Kampung Calakan Buricak Burinong merupakan hasil kerjasama masyarakat Desa Pakualam dengan para relawan dari Paguyuban Motekar, Garuda Institute, Coretan Sumedang dan LPK Maharani. Kegiatan diawali dengan pengecatan dinding dan atap rumah,  dilanjutkan dengan pengembangan budaya literasi  yang ada di desa.
“Kurang lebih ada 160 KK di kawasan kampung wisata kreatif ini, namun baru 80 rumah atau setengahnya saja yang sudah kami tuntaskan pengecatannya, baik dinding maupun atapnya . Kami juga memberikan sentuhan seni mural pada beberapa sudut kampung untuk arena selfie,”ujar Yuyud , Sabtu (15/12/2018) .
Yuyud  berharap,  Kampung Buricak Burinong bisa  berkembang sebagai objek pariwisata unggulan di kawasan Waduk Jatigede, bantuan permodalan dan akses pasar yang jelas bisa memberi nilai tambah bagi warga Desa Pakualam. Sementara terkait dengan pengembangan literasi,  telah dilakukan kegiatan berbasis pendidikan non formal.
“Kami sudah melaksanakan pembangunan Taman Baca Masyarakat (TBM) sebanyak dua buah, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di dua dusun dengan jumlah murid sebanyak 30 orang, Taman Kanak-Kanak (TK) dengan jumlah siswa 12 orang, Kelompok Belajar Paket B sebanyak 19 orang, Paket C sebanyak 70 orang serta pengembangan literasi budaya dan literasi digital,” ungkap  Yuyud
Ditempat yang sama Kepala Sub Direktorat Program dan Evaluasi pada Ditjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Cecep Suryana mengatakan, Kabupaten Sumedang merupakan salah satu role model untuk pengembangan Kampung Literasi.
“Kita mulai dari Kampung Calakan Buricak Burinong. Selanjutnya akan kita reflikasikan ke kampung-kampung lainnya di Kabupaten Sumedang. Ketika warga disini mempunyai keterbatasan akses pendidikan, para orang tua tidak perlu khawatir karena lembaga pendidikan non formal  setara dengan pendidikan formal, baik ijazah, UNBK dan lain sebagainya,” ujar Cecep..
Sementara Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengungkapkan,  pencanangan kampung ini merupakan sebuah inovasi masyarakat Desa Pakualam untuk mentransformasi kawasan tempat tinggal baru , karena tempatnya semula terdampak pembangunan Waduk Jatigede, menjadi destinasi wisata selfie berbasis literasi .
“Saya sangat mendukung pembangunan Kampung Calakan Buricak Burinong. Destinasi wisata ini dibangun dan dikelola oleh warga masyarakat dengan basis kesadaran literasi,” ungkap Cecep.
Menurutnya, dalam waktu dekat ada empat desa di Kawasan Jatigede yang akan dijadikan desa wisata dengan dukungan anggaran dari Kementerian Pariwisata.
“Desa Pakualam, Desa Karangpakuan, Desa Jemah dan Desa Cijeungjing, akan kita jadikan desa wisata. Bahkan minggu depan Kementerian Pariwisata mengutus Deputinya hadir ke Sumedang untuk membahas hal tersebut,” terangnya. (E-010) ***