Rumah Korban Penyekapan Masih Dijaga Polisi

173

Rumah korban penyekapan oleh kawanan perampok di komplek cibaduyut permai, kota bandung, masih dijaga aparat kepolisian. sejumlah pelayat pun berdatangan untuk menyampaikan bela sungkawa. sementara itu, kedua korban yang sudah berusia lanjut, masih shock dan belum bisa dimintai ketarangan.

Beginilah susana rumah milik pasangan suami istri ruhiat efendi dan tatun, pasca penyekapan oleh kawanan perampok senin malam. sejak selasa pagi, sejumlah aparat keamanan masih berjaga di sekitar rumah korban. para pelayat pun berdatangan, untuk melihat kondisi korban dan menyampaikan rasa bela sungkawa.

Sementara itu, hingga saat ini, pasangan suami istri yang sudah berusia lanjut ini masih shock, dan belum bisa dimintai keterangan.

Menurut seorang saksi mata, tia setiadi, perampokan ini diketahui, setelah terdengar bunyi alarm dan terikan minta tolong dari rumah korban. saat ditemukan, ruhiyat bersama istrinya tatun, terikat di kursi dalam kamar, dengan kepala  terbungkus kantong kresek. mereka disekap selama empat jam. sedangkan para pelaku sudah melarikan diri.

Beruntung, korban masih dapat diselamatkan, meski terdapat luka di leher akibat sayatan senjata tajam, dan sempat dirawat di puskesmas terdekat. namun, dalam kejadian tersebut, kawanan perampok berhasil menggondol sejumlah barang berharga berupa delapan unit telepon genggam, perhiasan, serta uang milik korban.

Kasus ini ditangani petugas polrestabes bandung. polisi masih mengumpulkan data dari para saksi dan korban, untuk memburu para pelaku.

Yuwana kurniawan, bandung tv.