Tak Sengaja Telan Pluit Terompet, Bocah Sembilan Tahun Mengeluarkan Bunyi Peluit

89

Asep yahya, seorang bocah berusia sembilan tahun, asal kampung cimalang, desa girimukti, kabupaten bandung barat, bersuara peluit terompet saat menghela napas panjang. diketahui sebelumnya, asep, sempat menelan pluit terompet tanpa sengaja. namun asep belum bisa dibawa ke rumah sakit karena kondisi ekonomi yang menghimpit.

Jika dilihat sepintas, asep yahya, bocah berusia sembilan tahun asal kampung cimalang, desa giri mukti, kabupaten bandung barat ini, tak ada yang berbeda dengan bocah lainnya. bahkan saat awak media menyambangi kediamannya, asep nampak asyik mengotak atik batre handphone yang sudah rusak dengan ditemani oleh sang adik. namun hal miris baru terlihat, ketika asep sedang menarik nafas panjang. karena bukan hanya hembusan napas yang keluar, akan tetapi sebuah bunyi yang cukup jelas terdengar.

Yang mencengangkan, kondisi yang dialaminya telah terjadi selama dua bulan lamanya. tepat nya sejak oktober 2018 yang lalu. dari penuturan ayahnya, subandi, asep tidak sengaja menelan peluit trompet saat bermain dengan saudaranya. melihat kondisi yang dialami asep, ayahnya sempat mengajak berobat ke puskesmas terdekat, namun pihak puskesmas menyarankan untuk dibawa ke rumah sakit.

Yang lebih dikhawatirkan oleh orang tuanya, setiap harinya, asep terlihat sesak napas. karena menurut penuturan dokter puskesmas, peluit terompet sudah masuk ke saluran pernapasan asep. namun, orang tua asep hanya bisa pasrah, karena himpitan ekonomi yang boleh dikatakan sangat kekurangan.

Algi muhamad ghifari, bandung tv.