2019, Pertumbuhan Ekonomi Jabar Diprediksi Melandai

32

Kepala perwakilan bank indonesia jabar, doni p joewono memprediksi, pertumbuhan ekonomi jawa barat melandai pada 2019, di kisaran lima koma tiga hingga lima koma tujuh persen. hal tersebut karena menurunnya sektor ekspor jawa barat. pencanangan pariwisata sebagai solusi permasalahan ekonomi jabar, diprediksi baru akan ada dampaknya di tahun 2020.

Gubernur jawa barat ridwan kamil mencanangkan pariwisata sebagai solusi permasalahan ekonomi jabar. hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri pertemuan tahunan bank indonesia jawa barat, rabu sore. untuk menunjang hal tersebut dirinya memberikan berbagai kemudahan transportasi, diantaranya dengan rencana pembangunan jalur kereta api di jabar selatan, serta jalur kereta api cibatu-garut, banjar-pangandaran, hingga bandung ciwidey. selain itu, tiap kota kabupaten pun wajib memiliki satu destinasi pariwisata unggulan, yang ditargetkan tercapai pada desember 2019.

Meski begitu, kepala perwakilan bank indonesia provinsi jawa barat, doni p joewono mengatakan, pada 2019 ekonomi jabar akan melandai, di angka lima koma tiga sampai lima koma tujuh persen. hal tersebut karena world trade volume jabar yaitu di bidang elektronik, tpt, dan otomotif turun dari 4 koma 2 menjadi 4 persen. selain itu, world economy outlook atau kondisi ekonomi global negara-negara tujuan ekspor jabar pun turun. menurut doni, solusi pariwisata yang dicanangkan gubernur tepat, namun tidak akan secepat itu menaikkan kondisi perekonomian jabar.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi indonesia, jabar salah satunya, bank indonesia pun mencanangkan kredit sektor prioritas di tahun 2019. kredit tersebut ditujukan untuk komoditas ekspor tertentu ditambah pariwisata.

Budi hartati, bandung tv.