Pentingnya Cairan Wiper Fluid

48

Selama berpergian menggunakan mobil, pandangan pengemudi harus tetap terjaga dan berkonsentrasi penuh untuk keamanan dan keselamatan. Oleh sebab itu untuk menjaga visibilitas, banyak faktor yang menjadi penunjang, seperti pemasangan kaca film terbaik dan juga pelapis kaca depan. Hal itu bertujuan agar saat mobil diguyur  hujan, air akan langsung mengalir turun dan tidak mengendap di kaca yang dapat mengakibatkan jamur. Selain itu, salah satu yang patut diperhitungkan adalah peran wiper dan air pembersih kaca.

Wiper harus bekerja dengan baik dan air di dalam tabungnya isinya harus tetap terjaga . Wiper bertugas untuk menyapu air hujan , sehingga pengemudi tetap bisa melihat jelas ke depan.

Bicara mengenai air wiper, banyak yang punya pendapat bahwa sebaiknya diisi oleh air sabun atau shampoo. Alasannya sederhana, kaca mobil tersebut menjadi lebih bersih dan pandangan akan lebih jelas.

Apakah benar seperti itu? Sapta Agung Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000  menjelaskan , sebenarnya air wiper tidak perlu menggunakan air sabun atau sampo, sebab fungsi dari wiper fluid sudah cukup untuk menghapus kotoran di kaca depan mobil.

“Apabila diisi dengan sabun atau sampo, harus diperhatikan karena bisa berdampak meninggalkan berkas noda atau jamur pada kaca,” ucap Sapta.

Wiper fluid itu sendiri, lanjut Sapta, sudah dibuat sedemikian rupa sehingga tidak berpotensi membuat jamur pada kaca sepanjang kaca segera dibersihkan setelah mobil dipakai. Oleh sebab itu, disarankan untuk para pengguna mobil, selalu menggunakan wiper fluid yang ditawarkan oleh bengkel resmi kendaraan masing-masing karena sudah dijamin keasliannya.

Selain itu, Sapta juga menyarankan agar reservoir air wiper tidak perlu dikuras, kecuali memang sudah terlihat banyak kerak atau lumut di dalamnya. Tidak hanya untuk membersihkan kaca dari debu, wiper fluid juga bisa mengurangi potensi kerak atau lumut dalam tabung air wiper.

“Lain halnya apabila diisi dengan air sabun atau shampoo,  bisa menyebabkan kerak, dan malah tumbuh kotoran pada reservoirnya,” tambah Sapta. (E-002)***