Sejumlah Destinasi Wisata Sumedang Masih Terkendala Infrastruktur

56

BISNIS BANDUNG – Sedikitnya  lima tempat wisata yang di Kawasan Jatigede, Kabupaten Sumedang, masih terkendala aksesibilitas infastruktur. Hingga belum bisa dipasarkan secara maksimal sebagai obyek wisata yang memadai.

Menurut Kepala Disbudparpora Kab.Sumedang, Agus Sukandar,  objek wisata tersebut yakni, Kampung Buricak Burinong, Tanjung Duriat, Tanjunglaya, Cisema dan Puncak Damar.
Agus Sukandar membenarkan destinasi wisata diwilayah Jatigede dan sekitarnya banyak bermunculan, meskipun belum resmi sebagai tempat wisata atau tujuan wisata karena jalan menuju lokasi masih sulit dilalui kendaraan, selain karena tempatnya masih harus dibenahi.

Namun demikian, beberapa tempat wisata di wilayah Jatigede sudah banyak di datangi masyarakat, walau belum tertata, tapi tidak mengurangi minat wisatawan mengunjunginya.
“Meski terkendala akses jalan dan kurangnya penataan, jumlah kunjungan wisatawan terpantau meningkat,” ujar Agus di kantornya,Selasa (08/01/2019).
Untuk pengembangan objek-objek wisata itu,menurut Agus, Bupati Sumedang sudah mengajukan ke Kementerian PU agar jalan sepanjang 10 kilometer dari Pasiringkik ke Cijeunjing  diperbaiki.

Selain lima objek wisata tersebut, lanjut Agus, pihaknya  terus berupaya agar semua akses jalan menuju destinasi wisata di Sumedang  diperbaiki, terutama di Jatigede.
Selain akses jalan, juga yang menjadi perhatian  pihak Disparbud adalah sarana dan prasarana dilapangan, diantaranya penataan warung – warung agar tertata rapi yang membutuhkan membutuhkan proses.

“Mereka berdagang, intinya ingin mendapatkan penghasilan dan keuntungan, kalau kita tata dan ditertibkan tempatnya, mereka bisa tidak sepaham dan tidak akan langsung menurutinya karena penempatan dan penataan, menurut pikiran mereka akan  menjadikan warungnya sepi pembeli,” ujar Agus.

Ditambahkan Agus, untuk objek wisata yang sudah cukup baik dan masih ada kekurangan akan ada penambahan kelengkapan, dalam hal ini dari Kementerian Pariwisata, khususnya dalam pembekalan sumberdaya daya manusia. “Semoga kedepan tempat wisata di Kabupaten Sumedang lebih baik banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkas Agus. (E- 010) ***