Setiap Tahun di Jawa Barat Terjadi 1000 Bencana Alam

59

BISNIS BANDUNG- Setiap tahunnya terjadi 1.000 hingga 1.500 kejadian bencana alam di wilayah Jawa-Barat.  Bencana alam  yang terjadi itu di  rata-rata 1.000 an hingga 1.500 kejadian.  Jika  dibagi per bulan sekira 100 an, dibagi per hari  berarti  tiga bencana per harinya.

Hal itu dikemukakan Gubernur Jabar, M.Ridwan Kamil ditemui seusai mengunjungi warga korban terdampak angin puting beliung di Perumahan Rancaekek Permai II, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Emil menambahkan jabar termasuk dalam kawasan rawan bencana, Senin pekan ini.

Bencana  yang terjadi sebagian besar rawan bencana longsor, kemudian  banjir, kebakaran dan angin puting beliung. “Jadi kita hidup di alam yang indah, namun rawam kejadian bencana. Supaya kita aman, makanya hidup kita harus pakai ilmu,” turunya.

Seusai kejadian angin puting beliung di Kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Jumat (11/1/), menurut Gubernur Jabar yang enerjik itu  mengaku ingin melihat langsung kondisi warga di kawasan ini seperti apa.

“Tentunya kita harus berdoa memaksimalkan agar ke depan tidak sering peristiwa seperti ini. Saya titip ke Pak Camat, pertama sabar dan kedua menolong semua warga tanpa kecuali,” ujarnya.

“Jadi yang mendapatkan kebencanaan tak hanya di komplek perumahan ini, di luar komplek juga jumlahnya  banyak dan tersebar,” tambahnya.

Ia mendorong kepada jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk terus memonitor kondisi dan situasi di lapangan, sehingga  bisa secepatnya mengembalikan kondisi warga kembali normal dalam kondisi sehari-harinya.

Khusus  atap rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, untuk sementara kini ditutup terpal yang dibantu pemerintah. Selain itu dibantu juga pengadaan atap genting dan material bantuan lainnya.

Gubernur Jawa Barat  juga meminta kepada Camat untuk mendata rumah warganya yang terdampak bencana puting beliung di Kabupaten Bandung.

“Untuk Pak Camat saya minta untuk menghitung, mana yang rumahnya mengalami rusak berat, ringan dan sedang, nanti warga dibantu,” katanya.

Selain itu, ia juga akan memanggil pihak pengembang Perumahan Rancaekek Permai II terkait kerusakan rumah akibat angin puting beliung.

Terdampak bencana

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung, Achmad Djohara mengatakan sebanyak enam desa terdampak bencana puting beliung, yaitu Desa Jelegong, Desa Rancaekek Wetan, Desa Rancaekek Kulon, Desa Bojongloa dan Desa Tegal Sumedang.

Wilayah yang cukup parah terdampak angin puting beliung ialah di Perumahan Rancaekek Permai II Desa Jelegong.

Menurutnya jumlah rumah rusak akibat terjangan angin puting beliung di Perumahan Rancaekek Permai II mencapai 738 rumah dan sekitar 200 orang warga mengungsi ke sejumlah titik pengungsian seperti masjid.

Ia mengemukakan saat ini warga terdampak puting beliung di Perumahan Rancaekek Permai II saat ini membutuhkan bantuan terpal atau bahan bangunan untuk memperbaiki atap rumah mereka yang rusak.
“Rata-rata atapnya rusak dan mereka membutuhkan bantuan terpal untuk penutup atap rumah sementara,” lanjutnya.(B-002)***