Curug Nyogong yang Diselimuti Kabut Tebal Sebuah Eksotisme di Gunung Gelap

101

           SETELAH sempat mengunjungi beberapa obyek , perjalanan Mandalawangi di wilayah Kabupaten Garut  berlanjut menuju air terjun (curug-red) Nyogong di wilayah Kampung Sawah Pasir,Desa Mekarwangi,Kecamatan Cihurip. Waktu perjalanan dari pusat Kota Garut  kurang lebih 2,5 jam menggunakan sepeda motor. Arah yang dilalui  mengikuti jalur menuju Garut Selatan,sesampai di Cikajang  berlanjut mengikuti jalur menuju kawasan Gunung Gelap . Di sebelah kiri jalan terdapat sebuah gapura yang menjadi petunjuk menuju wilayah Kecamatan Cihurip. Dari gapura itu kita menuju kantor Desa Mekarwangi untuk menitipkan kendaraan dan dari kantor desa menuju curug  harus ditempuh dengan berjalan kaki. Untuk memasuki obyek , setiap pengunjung dikenakan retribusi Rp 5000/orang. Tempat itu belum memiliki fasilitas pendukung wisata.

            Dari tempat menitipkan kendaraan , perjalanan menuju air terjun  dengan trekking berjalan kaki  menuruni perbukitan meniti jalan setapak . Perjalanan itu  lumayan menguras  tenaga. Sebelum sampai di Curug Nyogong , setengah perjalanan kita akan disuguhi dua curug tepat di depan tebing yang cukup tinggi, yakni Curug Cibalinaga dan Cialeuan yang mengalir ke Curug Nyogong. Sumber air berasal dari sungai Cisanggiri di Gunung Gelap yang aliran airnya deras dan tidak pernah kering  walau musim kemarau .

            Curug Nyogong , tumpahan airnya tidak tinggi , bahkan relatif rendah, namun cukup lebar dengan debit air yang sangat besar. Nyogong dalam bahasa Sunda artinya menikung atau berbelok karena aliran air terjun melewati banyak batu besar dan berbelok-belok. Memang, aliran jatuhan Curug Nyogong sedikit berbelok dari aliran utama di atasnya, yaitu Curug Cialeuan.Debit airnya yang tinggi, terutama di musim hujan membuat aliran air berbahaya untuk dipakai berenang.Kalaupun ingin berenang harus selalu memperhatikan keamanan karena di sekitar lokasi , selain aliran airnya deras , juga banyak batu besar.

            Destinasi ini wajib diunjungi bila melancong ke Garut,untuk para pelancong ada baiknya mengajak masyarakat sekitar jika berkunjung ke obyek tui. Karena petunjuk menuju lokasi belum begitu banyak.Selain itu untuk berkunjung ke Curug Nyogong agar dilakukan pada pagi hari,karena keadan alam sekitar Curug Nyogong setelah siang selalu diselimuti kabut yang akan menyulitkan perjalanan saat menuju lokasi.Para pelancong biasanya ramai saat akhir pekan atau musim liburan sekolah,secara umum pelancong  didominasi oleh kaum muda terutama para pecinta alam.Panorama kawasan Curug Nyogong yang eksotis kerap kali diabadikan oleh lensa kamera,dan cukup banyak spot menarik yang bisa dieksploitasi untuk didokumentasikan dalam bentuk video maupun foto. (E-001) ***