Sidang Meikarta Sebut Nama Sekda Dan Anggota Dprd Jabar

51

Sidang lanjutan kasus suap mega proyek meikarta, kembali digelar di pengadilan tipikor kota bandung. kali ini, enam saksi dihadirkan yang berasal dari jajaran pegawai pemkab bekasi. dalam persidangan, nama sekda pemprov jabar, iwa karniwa disebut dan disangkutpautkan dengan pemberian uang sebesar satu miliar rupiah.

Sidang megaproyek meikarta kembali digelar di ruang tipikor pengadilan negeri bandung, dengan agenda keterangan saksi, senin siang. kali ini, sidang ketujuh dengan terdakwa billy sindoro tersebut, menghadirkan enam saksi dari jajaran kepegawaian pemkab bekasi. para saksi tersebut diantaranya kabid penataan ruang pupr neneng rahmi nurlaili, kadis pupr jamaludin, kasi pencanaan ruang pupr dicky cahyadi, sekdispora hendry, kabid pekerjaan umum pupr ina karlini, dan kasi penataan bangunan pupr andug nusantara.

Kabid tata ruang pupr neneng rahmi menyatakan, untuk mempercepat proses rekomendasi rencana detail tata ruang atau rdtr meikarta, pemprov meminta dana satu miliar rupiah atas nama iwa karniwa, yang menjabat sekda. neneng pun mengaku, selalu melapor ke bupati bekasi neneng hasanah yasin, saat mengeluarkan rdtr, termasuk permintaan dari sekda jawa barat.

Neneng mengaku, dirinya bertemu hendry sulaeman dari dprd bekasi, waras wasisto dari dprd jawa barat, dan sekda iwa karniwa, di rest area tol. namun, dalam pertemuan tersebut, neneng mengaku tidak ikut bernegosiasi, perihal uang satu miliar yang diminta. permintaan dana satu miliar tersebut untuk proses percepatan rdtr. dari nominal tersebut, neneng mengaku baru menyerahkan sembilan ratus juta, dan seratus juta lagi belum sempat diserahkan.

Billy sindoro didakwa telah menyuap bupati bekasi neneng hasanah yasin, dan sejumlah pejabat pemkab bekasi, sebesar enam belas koma satu miliar rupiah, dan dua ratus tujuh puluh dolar singapura. billy bersama terdakwa hendry jasmin, taryudi, dan fitradjaja purnama, melakukan suap pada juni 2017 sampai januari 2018. jaksa penuntut umum kpk menyatakan, suap tersebut diperuntukan sebagai pelicin untuk izin proyek meikarta, mulai dari izin peruntukan penggunaan tanah, surat keputusan kelayakan lingkungan hidup, dan izin mendirikan bangunan meikarta dengan tiga tahap.

Yuwana kurniawan, bandung tv.