Seorang Balita Meninggal Akibat Dbd Di Rsud Cibabat

43

Seorang pasien balita rumah sakit umum cibabat, kota cimahi, meninggal dunia, kamis kemarin, setelah terserang penyakit demam berdarah dengue atau dbd. pasien tersebut tiba di rumah sakit dalam kondisi kritis, atau demam di hari keenam dengan trombosit turun drastis dari seratur lima puluh ribu menjadi empat ribu microliter.

Wabah penyakit demam berdarah di kota cimahi masih terus terjadi. kamis pagi, muhammad riski aditia, bocah berusia 5 tahun, warga kelurahan cigugur tengah, kecamatan cimahi tengah, dinyatakan meninggal dunia oleh rumah sakit umum cibabat kota cimahi, setelah positif terjangkit demam berdarah dengue atau dbd.

Menurut pihak rumah sakit umum cibabat, riski yang tiba rabu pagi, sempat sehari dirawat secara intensif. namun, kondisinya sudah kritis dengan demam di hari ke enam. trombosit riski menurun drastis dari normalnya 150 ribu menjadi 40 ribu microliter, hingga akhirnya hanya 4 ribu microliter. riski menghembuskan nafas terakhirnya pukul 10 kamis pagi.

Sementara itu, hingga jumat pagi, pasien terjangkit dbd masih terus berdatangan di rumah sakit umum cibabat. namun, jumlahnya menurun jika dibandingkan sebelumnya. dari total pasien balita dan dewasa yang berjumlah 71 orang, kini 60 orang masih dirawat secara intensif.

Masyarakat diimbau agar sedini mungkin mendatangi rumah sakit, jika mengalami gejala demam berdarah. selain itu, masyarakat juga diimbau selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, dengan pencegahan dini 3m yaitu menguras, menutup, dan mengubur penampungan air, untuk memutus siklus hidup jentik nyamuk.

Algi muhammad gifari, bandung tv.