Transaksi Turun Drastis Ikim Politik Pengaruh Daya Beli

44

BISNIS BANDUNG – Pertumbuhan pasar tradisional, terutama dari aspek transaksi dan penghasilan pedagang mengalami penurunan drastis. Dalam hal ini iklim politik cukup mempengaruhi daya beli konsumen Disebutkan Ketua Umum Persatuan Pedagang Pasar Tradisional (Pesat) Usep Iskandar Wijaya, iklim politik telah mempengaruhi daya beli konsumen, selain harga yang sulit terdeteksi. 

Usep menilai, dalam tahun politik ini (jelang pemilihan presiden dan legislatif) harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) di pasar tradisional kian sulit terdeteksi kenaikannya. Seharusnya, iklim politik tidak mempengaruhi daya beli, jika caleg, capres/cawapres konsen terhadap stabilitas ekonomi. “Masyarakat mengharapkan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas), sandang dan sebagainya terjangkau. Saya pikir mereka konsen kearah keinginan rakyat,”ujar Usep,Senindi Bandung.

        Dikemukakan Usep, pedagang pasar tradisional anggota Pesat berharap iklim politik yang carut marut seperti saat ini segera berlalu dan lahir iklim politik kondusif, agar daya beli masyarakat membaik.

        Usep menegaskan harapannya, agar ada kebijakan yang harus digulirkan oleh pemerintah dalam untuk melindungi pasar tradisional, di antaranya membatasi pendirian, zonasi pasar modern dan komoditas yang diperdagangkan di pasar modern. Jika komoditas di supermaket sama persis dengan komodotas yang dijual di pasar tradisional akan menghancurkan roda perekonomian pasar tradisional. “Saat ini perhatian dari pemangku kebijakan sangat kurang, terutama dalam hal promosi, yang hanya janji-janji palsu,” ungkap Usep. Bahkan program revitalisasi pasar, disebutkan Usep, seringkali menyeret, menghancurkan perekonomian pedagang pasar tradisional karena harus menyetor sejumlah uang untuk menempati pasar pasca revitalisasi.

        Orang nomor satu di Pesat ini meyakini, semua pasar tradisional akan tumbuh bila pemerintah berpihak dan peduli terhadap keberadaan pasar tradisional. Jadikan pedagang sebayak asset, bukan obyek. “Ayo sama sama kita lindungi keberadaan ekonomi rakyat, selamatkan pasar tradisional dan ayo belanja ke pasar tradisional.” pungkas Usep.

(E-018)***