SMK Siap Wujudkan Program Sejajar

30

BISNIS BANDUNG – Sebagian besar sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Barat  diyakini dapat mewujudkan program Dinas Pendidikan dengan Sekolah Jabar Juara (Sejajar),  ditinjau dari kemandirian dan inovasi yang dikembangkan dari sekolah kejuruan tersebut.

Komisi V DPRD Jabar  mengungkapkan  pihaknya merasa lega setelah melihat langsung ke lapangan bahwa di SMK memang dituntut untuk mencetak siswa yang siap berdaya guna.

“Alhamdulillah setelah kita kunjungan ke dua SMK ini kita banyak mendapatkan masukan ternyata yang pertama rata-rata SMK yang ada di daerah ini punya kemandirian,  tidak hanya sekadar mengandalkan bantuan pusat tetapi mereka juga berinovasi,” ujar Anggota Komisi V DPRD Jabar, KH Habib Syarief Muhammad kepada pers, pekan ini.

Ketika para  anggota Komisi V DPRD Jawa Barat  melakukan kunjungan kerja ke SMK Plus Suryalaya, Kabupaten Tasikmalaya, menurut Habib di luar dugaan perkembangan SMK di daerah ini cukup cepat walaupun pihaknya mencatat ada beberapa kendala-kendala yang banyak dihadapi SMK-SMK di daerah baik di sisi fasilitas seperti laboratorium, gedung, alat praktikum dan lain-lain.

Hal ini, menurut dia, juga tentunya jadi tantangan dan tanggung jawab dewan kedepannya untuk mendukung dari sektor anggaran.

“Ini juga tidak kalah panting, kami yakin tidak semuanya dapat terealisasi dengan maksimal tetapi paling tidak ada yang menjadi prioritas dalam pengembangan setiap SMK di daerah,” kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan dengan adanya program Teaching Factory merupakan program yang menjembatani antara sekolah dengan dunia industri atau usaha yang memiliki kesamaan bidang keterampilan. Sehingga program tersebut bakal mendidik siswa SMK agar mampu memproduksi barang ataupun jasa layaknya perusahaan.

“Teaching factory ini menjadi salah satu syarat yang cukup menentukan. Kami akan coba mengawal lebih jauh sampai sejauh mana agar supaya anggaran untuk bidang pendidikan bisa diserap oleh beberapa SMK khususnya di daerah,” katanya.(B-002)***