Facebook Bayar Millennial untuk Jadi Mata-Mata?

35

FACEBOOK kembali tersandung kasus privasi. Terkini, Facebook dikabarkan membayar pengguna untuk meng-install aplikasi yang dapat memata-matai semua jenis data dari ponsel mereka.

Dilansir dari laman Livemint, Facebook telah membayar sejumlah pengguna berusia 13 tahun hingga 35 tahun untuk meng-install aplikasi VPN bernama “Facebook Research”. Pengguna akan dibayar USD20 atau sekira Rp280 ribu per bulannya.

Setelah ditelusuri, aktivitas ini ternyata sudah dilakukan Facebook sejak 2016. Hal tersebut memungkinkan Facebook bisa melihat riwayat pencarian, informasi lokasi, pesan pribadi di media sosial dan data pengguna lainnya.

Namun, Facebook mengklaim aplikasi ini tidak memata-matai pengguna. Tindakan tersebut merupakan bagian dari penelitian untuk mengidentifikasi hal tertentu demi membuat Facebook menjadi lebih baik.

“Ini bukan memata-matai pengguna, karena semua orang yang mendaftar untuk ikut serta telah memberi izin dan dibayar untuk berpartisipasi (dalam penelitian). Hasilnya, kurang dari lima persen orang yang memilih untuk berpartisipasi dalam riset pasar ini merupakan remaja. Semuanya telah menyertakan form persetujuan dari orang tua,” kata Facebook dalam pernyataannya. (C-003/ahl)***