Perda Kewirausahaan Bantu Milenial Berbisnis

14

BISNIS BANDUNG-  Dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya kaum milenial yang ingin maju dalam berwirausaha, Pemprov Jawa Barat sudah memiliki dasar hukum yang kuat dan jelas dengan ditetapkannya Perda Kewirausahaan.

“Sekarang kita punya dasar hukum memberi bantuan ke anak-anak muda milenial untuk berwirausaha,” kata  Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang akrab dipanggil Emil dalam siaran persnya di Bandung, Selasa. Perda tentang Kewirusahaan tersebut ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil bersama Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari saat sidang Paripurna DPRD Jabar di Bandung, Senin (11/2).

Emil panggilan akrab Gubernur Jabar itu menjelaskan, selain memudahkan dalam memberikan subsidi ke masyarakat, perda ini juga membuat lebih leluasa ketika akan membangun pusat-pusat pelatihan kewirausahaan dan memudahkan memasarkan produk usaha masyarakat.

“Jadi Perda ini mendukung dalam membuat pusat-pusat pelatihan dan lebih mudah memarketingkan mereka. Intinya dasar hukum ini membuat kita lebih leluasa,” katanya.

Sebelum terbitnya Perda Kewirausahaan ini, penanganan kewirausahaan masyarakat diurus oleh beberapa OPD seperti Dispora maupun Dinas UKM. “Sekarang itu sudah dikunci dalam Perda ini,” ujarnya menyambut baik kehadiran perda tersebut.

Sebelum ditetapkan menjadi perda, rancangan regulasi tersebut sudah melalui beberapa tahapan, antara lain sudah dievaluasi oleh Menteri Dalam Negeri.

Regulasi

Sementara itu, Ketua Pansus V DPRD Jabar, Teuku Hanibal, selaku panitia yang menangani regulasi tersebut mengatakan, pembahasan Perda Kewirausahaan sudah dilakukan sejak Oktober 2018.

Hanibal meminta Pemprov Jabar segera mensosialisasikannya kepada masyarakat dan membuat Pergubnya.

“Saya harap segera sosialisasikan ke masyarakat dan Gubernur juga segera membuat Pergubnya untuk menindaklanjutinya,” katanya.

Ia  menuturkan, Perda Kewirausahaan bertujuan untuk menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan yang kreatif, inovatif dan berwawasan lingkungan dalam rangka membangun perekonomian daerah.

“Juga untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang efisien sehingga akan mendorong daya saing produk daerah,” katanya.

  1. Teuku Hanibal mengatakan tujuan pembentukan Perda Kewirausahaan Daerah guna  menumbuhkan semangat kewirausahaan yang kreatif, inovatif, dan berwawasan lingkungan dalam rangka membangun perekonomian daerah yang berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan.

Perda ini meliputi fasilitasi serta standarisasi wirausaha produk yang akan dihasilkan. Sehingga produk yang dihasilkan dapat berkelanjutan di pasar nasional dan internasional, dan mendorong kapasitas usaha para pelaku wirausaha di daerah.

“Berbagai materi dan kalusul yang dinilai penting telah disepakati untuk dimasukan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih baik di Jawa Barat,” ujarnya.

“Setelah Perda ini disahkan kami berharap Perda kewirausahaan ini dapat segera disosialisasikan dan diimplementasikan secara nyata, dan gubernur segera membuat Pergub sebagai tindak lanjut dari pengundangan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat tentang Kewirausahaan daerah, ” ucapnya.(B-002)***