Pesta Sabu, 2 Orang Pns Diciduk, 1 Diantaranya Perempuan

21

Aparat kepolisian di kota cimahi berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu. tiga pengedar diciduk dalam kasus tersebut, dua diantaranya bersatus sebagai pegawaii negeri sipil atau pns, yang ditangkap saat tengah pesta sabu. bahkan, seorang pelaku menangis saat dihadirkan dalam gelar perkara.

Tiga pengedar narkotika jenis sabu diciduk aparat satnarkoba polres cimahi, yaitu masing masing suhendrik, kemudian wandy, dan seorang perempuan  yaitu nina yunia. ironisnya, suhendrik dan nina masih tercatat sebagai pegawai negeri sipil atau pns.

Suhendrik merupakan pns di lingkungan rumah sakit umum daerah atau rsud cibabat kota cimahi. sedangkan nina masih tercatat sebagai pns di lingkungan dinas pendidikan kabupaten bandung barat. ketiga pelaku diciduk di lokasi berbeda, saat berpesta sabu.

Sejumlah barang bukti diamankan, diantaranya 4 paket sabu kecil dengan berat 4 gram, alat hisap bong, dan sejumlah alat komunikasi. polisi sudah mengincar para pelaku, karena berdasarkan informasi mereka kerap bertransaksi narkoba jenis sabu, termasuk di lingkungan tempat mereka bekerja.

Bahkan, nama nina sudah masuk dalam target operasi, karena merupakan residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2015. transaksi narkoba ini dikendalikan dari dalam lapas banceuy. tersangka mendapatkan kiriman sabu dari seorang penghuni lapas, hingga akhirnya polisi membongkar praktek haram ini.

Tersangka nina tak kuasa menahan tangis saat mengetahui ancaman hukuman bagi pengedar narkoba ini. para tersangka terancam hukuman 10 tahun penjara, karena melanggar undang-undang ri nomor 35 tahun 2015, tentang penyalahgunaan narkotika. para pelaku yang berstatus pns juga terancam dipecat, karena status mereka berurusan dengan hukum.,

Algi muhammad gifari, bandung tv.