26.000 Tahu Sumedang Tersaji di Alun-alun Disantap Habis

46

BISNIS BANDUNG – Tidak kurang dari 26.600 tahu Sumedang yang terkumpul dari sejumlah perajin tahu berskala besar maupun rumahan di Kota Sumedang dan sekitarnya  ikut berpartisipasi untuk memecahkan rekor MURI penjajian tahu terbanyak.

Ribuan warga Kabupaten Sumedang, Sabtu (16/1/19) tumplek di kawasan Alun-alun Sumedang menyaksikan dan melihat langsung ”pameran” tahu dengan jumlah fantastis yang belum mereka saksikan sebelumnya, bahkan mungkin belum melihat jumlah tahu sebanyak 26.000 selama hidupnya.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, pemecahan rekor dunia yang diprakarsai Kapolda Jabar merupakan bagian dari rangkaian kegiatan “Milenial Road Safety Festival” di wilayah Sumedang.

“Alhamdulillah, warga Sumedang begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Bisa dilihat sendiri, setelah tahu selesai dihitung tim MURI, 26.600 tahu habis diserbu warga,” ujarnya kepada wartawan usai kegiatan di Alun-alun Sumedang.

Sementara Manajer Senior MURI Awan Raharjo Senior menyebut, terkumpulnya sebanyak 26.600 tahu Sumedang telah memecahkan rekor penyajian tahu terbanyak Indonesia, bahkan menjadi rekor dunia.

Selain pemecahan rekor sajian tahu terbanyak, rangkaian kegiatan lainnya diselenggarakan pihak panitia, seperti lomba makan tahu Sumedang terbanyak yang diikuti puluhan peserta  kalangan pelajar, mahasiswa serta masyarakat dan generasi milenial yang tumpah ruah memadati Alun alun Kota Sumedang.

Di sela sela acara Hartoyo berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Sumedang, agar mematuhi dan mentaati peraturan dalam berlalulintas.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak warga, khususnya generasi milenial untuk lebih patuh dan sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar Hartoyo.

Acara tersebut disambut antusias oleh pengunjung. Diakui Tiara Hilwia, seorang mahasiswa yang sengaja datang menyaksikan acara ”penampilan” 26.600 tahu yang juga memiliki sisi hiburannya. “Saya senang bisa menyaksikan langsung kegiatan ini, meskipun tidak kebagain tahu yang disediakan untuk disantap gratis. Namun meski ngak kebagian tahu gratis, karena saking banyaknya warga yang menikmatinya sampai berebut, tapi seneng bisa ada di sini, ngikutin kegiatan ini,” tutur Tiara.

Tak hanya diikuti generasi milenial, Juariah (61) warga Babakan Regol, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang juga antusias mengikuti kegiatan tampilan jumlah tahu terbanyak abad ini.
Juariah mengaku, dalam usianya yang sudah menginjak 61 tahun, baru pertama kali dirinya melihat begitu banyak tahu Sumedang yang tersaji.

“Senang bisa makan tahu Sumedang secara ramai-ramai seperti ini. Walau tiap hari makan tahu Sumedang tapi enggak bosen,” ujarnya.(E010) ***