Citarum Harum Lebih Cepat Terwujud Orkestra Musik Harmoni Mewarnai Citarum Harum

21

BERKAT sabilulungan atau gotong royong, penanganan Citarum tidak usah menunggu sampai tujuh tahun. Dalam waktu yang lebih cepat, Citarum Harum akan terwujud. Hal itu disampaikan Gubetrnur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Kebudayaan Sabilulungan, Soreang, Kabupaen Bandung. ”Inilah wajah sabilulungan atau gotong royong semua bersatu, akan kami tunjukkan kepada semua, termasuk Bapak Presiden, insya Allah tidak perlu tujuh tahun untuk selesaikan Citarum,” katanya.

     Komandan Satuan Tugas Citarum Harum Juara yang juga Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, benar-benar optimistis karena semua pihak berkomitmen merampungkan semua rencana penanganan Citarum. Selasa kemarin, di Gedung Kebudayaan Sabililungan  hadir Menteri Koordinator  Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Bupati Bandung, Dadang Nasser, para pengusaha industri yang berada di sepanjang DAS Citarum, LSM, budayawan, Kejaksaan, Polri, TNI, Kwarda Pranmuka Jabar, dan sebagainya. Mereka bersepakat, di bawah kendali Gubernur Jabar sebagai Komandan Satgas Citarum Harum Juara, bekerja bersama-sama menyelesaikan semua pekerjkaan yang berkaitan dengan Citarum.  Bahkan Pindad, saat itu menyerahkan bantuan  berupa sampan pembersih sampah di permukaan Citarum.

     Selepas penandatanganan komitmen, Ketua Harian Satgas Citarum Harum, Mayjen (Pern) Dedi Kusnadi Tamim, menyerahkan  cetak biru (blueprint) rencana aksi hasil sareresahan kepada Dansatgas, Ridwan Kamil. Pada cetak biru itu secara jelas, disebutkan siapa mengerjakan apa, agar tidak tumpang tindih dalam menyelesaikan tugas masing-masing. ”Siapa mengerjakan apa, targetnya berapa lama. Kalau digabungkan akan menjadi orkestra musik yang harmoni dan indah,” kata Ridwan Kamil.

       Menteri Koordionator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, pada kesempatan itu menyampaikan, dana yang diusulkan Satgas Citarum Harum, melalui Kementerian PUPR, sudah dapat dicairkan mulai pertengaham Maret mendatang. Anggaran Rp 605 muiliar dari pusat untuk tahun ini. Luhut berharap, tahun depan akan lebih besar lagi, sehingga Citarum Harum benar-benar terwujud. Ia memuji, kerja keras TNI Kodam III Siliwangi selama ini dalam menata Citarum.

       Seperti yang disampaikan Prersiden Joko Widodo, Sungai Citarum harus benar-benar berubah dari sungai terkotor sedunia menjadi sungai terbersih. Satgas Citarum Harum berkeyakinan, dengan kerja keras dan gotong royong, mimpi itu akan segera terwujud. Target tujuh tahun penyelesaian Citarum, masih jauh. Gerakan Citarum Harum Juara, baru berjalan 11 bulan. Pekerjaan teknis, tidaklah terlalu sulit apalagi dengan dana yang cukup, SDM yang mumpuni, semuanya akan segera terealisasikan. Pekerjaan yang paling sulit yang harus dihadapi satgas ialah membangkitkan kesadaran masyarakat yang berada di sepanjang DAS Citarum. LSM yang bergerak pada bidang Lingkungan Hidup lebih fokus pada penyuluhan.

       Kita patut mengapresiasi keseriusan gerakan Citarum Harum. Pekerjaan membalikkan keadaan dari sangat buruk menjadi sangat baik, tidaklah gampang. Namun dengan kekompakan semua pemangku kepentingan, insya Allah semua rencana itu akan segera terwujud. Kita berharap kekompakan itu terus berlanjut hingga target tercapai. Di bagian hulu masih ada masalah yang belum terselesaikan. Masih ada sekitar 60 persen lahan perkebunan kini masih menjadi lahan pertanian berusia pendek. Para petani masih merasa nyaman bertanam sayuran di kawasan itu. Dampaknya, longsor masih terus terjadi. Tanah gembur masuk hulu Citarum dan menjadi sedimen yang terbawa arus ke hilir mengakibatkan sungai semakin dangkal. Pihak perkebunan, harus terus berupaya menanami lahan itu dengan tanaman keras tetapi produktif. Berangsur-angsur garapan petani dialihkan dari sayuran ke kopi atau tanaman keras lainnya. ***