Durian Kendil Asal Tasik Ditawarkan Seharga Rp 7 Juta

114

BISNIS BANDUNG – Durian lokal seharga Rp 7 juta dipajang pada sebuah gerai pusat perbelajaan di Kota ”tahu” Sumedang. Keberadaan varian durian kendil dalam acara festival durian lokal mengundang antusias masyarakat, khususnya para penikmat buah durian.

Masyarakat Kabupaten Sumedang, banyak yang penasaran ingin melihat durian kendil yang dipajang di gerai sebuah pusat perbelanjaan modern di kotanya. Durian kendil ukuran besar akan dilelang seharga Rp 7 juta, sebuah harga jual fantatis yang ditawarkan di Kota Sumedang
Menurut seorang pengunjung, harga fantastis itu merupakan yang pertama kali di Sumedang, buah durian yang dipajang di dekat pintu masuk supermarket itu merupakan durian dengan kualitas rasa sangat baik yang terpajang secara terpisah dengan buah durian jenis lain.

Salah seorang pedagang durian asal Tasikmalaya, Asep Mulyaden (33) mengatakan, kehadiran ribuan durian pada acara festival durian di Sumedang merupakan impelementasinya atas visi misi pihaknya kepada petani durian lokal sekaligus untuk mensejahterakannya.

“Saya bersama rekan, memang doyan makan durian, kebetulan kami punya empat pohon durian jenis langka, yakni durian kendil yang ditanam sekitar Gunung Tanjung Tasikmalaya. Dalam perkembangannya, kami berpikir buah durian ini dijadikan bisnis bekerjasama dengan petani lokal di kampung saya. Sebab itu saya mengedukasi masyarakat di kampung untuk membudidayakan jenis durian langka yang daging buahnya memiliki citarasa unggul dari yang lain,” tutur Asep katanya kepada wartawan di sela giat festival durian, Sabtu (16/2/2019) menjelaskan keunggulan citarasa daging buah durian kendil.

Asep menyebut, durian unggulan yang ditawarkan seharga 7 juta seberat 5 kilogram bukan sembarang durian. Dengan diameter besar berwarna kekuning-kuningan dengan tingkat ketebalan daging durian mencapai 2 cm, berat antara 4-5 kilogram menjadikan durian kendil sangat mahal.

“Jadi perlu diketahui, tekstur durian kendil sangat halus, berbeda dengan durian yang paling bagus seperti durian montong pada umumnya. Biji durian kendil kecil, dagingnya lebih tebal dan wangi. Ketika kulit buah durian dibelah terlihat daging durian cukup besar dan panjang,” ungkap Asep.


Meski bentuknya tidak sebulat durian J-Queen yang sempat viral di Tasikmalaya beberapa waktu lalu, Asep optimis, durian Kendil ini bisa menyaingi durian J-Queen. Terlebih pasca viralnya durian seharga 14 juta itu ramai diperbincangkan, kini  durian J-Queen banyak dijual dipasaran.

“Kita berani adu dengan jenis durian J-Queen, saya bersama rekan saya yang sudah keliling sampai Malaysia, hanya durian Kendil yang rasanya betul-betul menggoda. Karena yang kami pajang disini merupakan durian spesial terbaik yang di akhir acara akan dilelang ,” ujar Asep.

Sementara itu, Manajer Mall Asia Plaza Sumedang, Budi Indrasakti menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi akan banyak buah durian dipasarkan di Asia Plaza, mengingat mayoritas warga Sumedang menyukai si buah berduri nan wangi ini.

“Kita sebagai yang punya tempat, memberikan edukasi kepada masyarakat supaya mengetahui kualitas durian lokal. Bisa dilihat pada festival ini, ada 15 macam durian dengan harga variatif mulai dari Rp 44.000 sampai Rp 120.000/kg. Tapi yang paling unggul adalah durian kendil asal Tasikmalaya yang akan dilelang seharga Rp 7 juta, hasil lelang sebagian akan kami sumbangkan ke yayasan yang memberikan kontribusi kehidupan kemanusiaan,” ungkap Budi.

Dalam festival durian di Sumedang, terdapat jenis durian bawor, matahari, montong, kendil, purnama, mustika, meriam bug angin, Cherry hingga yang durian paling besar ukurannya, yakni jenis durian king bawor seharga Rp 120.000/kg.
Jujun, salah seorang pembeli asal Cianjur mengaku, dirinya sengaja berjalan-jalan ke Sumedang bersama rekan kerjanya sekaligus mengunjungi area festival durian, tertarik dengan aroma buah durian, bersama teman-temannya mencicipi durian king bawor.

“Saya kira ini sangat bagus, di Sumedang jarang  ada pesta durian sebanyak ini. Karenanya saya bersama teman-teman sengaja mengunjungi acara ini. Selama ini banyak orang yang suka makan buah durian,” ujar Jujun.

Menurutnya rasa  durian king barow  sangat lezat, tak tanggung-tanggung dalam satu wadah styrofoam ia seorang diri bisa menghabiskannya tanpa merasa puyeng.
“Saya lebih suka durian lokal, apalagi  ada yang seharga Rp 7 juta, itu bagus banget buat mengangkat potensi buah durian asli Indonesia. Selain itu tadi saya lihat programnya juga bagus, hasil lelang durian akan disumbangkan ke yayasan sosial,” pungkas Jujun. (E010)***