Ijti Sangkuriang Deklarasi Antihoax Jelang Pemilu 2019

42

Menjelang pemilihan presiden dan legislatif, jurnalis televisi bersama kaum milenial, tni polri, dan pemerintahan terkait, mendeklarasikan antihoax di alun-alun kota cimahi. kegiatan tersebut diwarnai aksi teaterikal mematikan handphone, dan stempel 5 jari sebagai bentuk memerangi kabar hoax.

Ikatan jurnalis televisi indonesia atau ijti sangkuriang korda cimahi-kbb bersama kalangan milenial, mendeklarasikan melawan hoax, di alun-alun kota cimahi, akhir pekan kemarin. kegiatan tersebut dihadiri walikota cimahi, kapolres cimahi, komisioner kpu, serta bawaslu kota cimahi dan kabupaten bandung barat. deklarasi ini digelar agar generasi milenial turut menangkal berita bohong atau hoax yang banyak beredar di media sosial, terlebih jelang pemilihan presiden dan legislatif.

Sejumlah aksi teatrikal pun dipertunjukkan, sebagai penyampaian pesan perlawanan terhadap hoax, ke setiap penjuru negeri, yang diawali dari kota cimahi. dilanjutkan adegan penggiringan tikus dirantai, menggambarkan hoax harus diberantas seperti hama.

Puncaknya, pemeran aksi teatrikal menggiring peserta deklarasi mengangkat ponsel dan dimatikaan beberapa saat, sebagai bentuk meminimalisasi asupan hoax yang beredar melalui media sosial.  menurut ketua ijti sangkuriang, edwan hadnansyah, jurnalis geram dengan kabar hoax, padahal pihaknya telah bekerja keras menyajikan berita dengan konsep jurnalis untuk mencerdaskan masyarakat.

Sementara itu, menurut kapolres cimahi akbp rusdi pramana suryanagara, kegiatan ini tepat sasaran sebab langsung menyentuh kaum milenial. tidak hanya para pejabat, kaum milenial juga mengapresiasi kegiatan ini.

Deklarasi ini merupakan momentum jurnalis memerangi hoax, sekaligus mengajak kaum milenial mengkampanyekannya. aksi ini ditutup pembubuhan lima jari dengan cat berwarna warni, sebagai simbol penolakan berita bohong.

Algi muhammad gifari, bandung tv.