Warga Terus Keluhkan Jalan Yang Rusak Terkelupas Banjir

16

Warga kota cimahi tak henti mengeluhkan jalan penghubung antara dua kota, yang rusak parah akibat aspal terkelupas sepanjang setidaknya delapan ratus meter. kondisi jalan rusak terjadi sejak november 2018, akibat tergerus banjir. akibat jalan rusak, hampir setiap hari terjadi kemacetan karena pengendara harus memperlambat laju kendaraan, guna menghindari kecelakaan lalu lintas.

Terkelupas akibat hujan, jalan aspal di kawasan leuwi gajah, kota cimahi belum juga diperbaiki. jalan yang menghubungkan tiga kota kabupaten yakni kabupaten bandung, bandung barat dan cimahi ini, rusak sejak november 2018, akibat terjangan banjir di kawasan cimindi dan sekitarnya.

Kerusakan terus bertambah, karena setiap kali hujan dan banjir melanda, aspal di jalan raya leuwi gajah terus terkelupas. bahkan, bongkahan aspal berceceran di atas trotoar, terbawa arus banjir. aspal di kawasan ini tidak begitu tebal atau tipis, sehingga mudah terseret banjir ketika hujan.

Hal ini dikeluhkan warga cimahi maupun dari luar kota cimahi yang melintasi kawasan ini, kamis pagi. akibat jalan rusak, perjalanan mereka terhambat karena harus mengurangi kecepatan kendaraan. selain itu, hampir setiap hari di kawasan ini terjadi kemacetan, atau warga nyaris terjatuh akibat jalan yang licin dan bebatuan aspal di tengah jalan.

Warga merasa aneh, jalan raya yang belum diaspal ini bisa terkelupas hujan. warga berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut, agar tidak terjadi kemacetan serta kecelakaan lalu lintas, atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Algi muhammad gifari, bandung tv.