SDM Menjadi Prioritasdalam RKPD Jabar 2020

26

BISNIS BANDUNG- DPRD Jawa Barat mengapresiasi pihak Bappeda  menjadikan sektor SDM (sumber daya manuasia) sebagai program prioritas pemerintahan Gubenur Ridwan Kamil yang telah dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat tahun 2020.

Bagaimana pun mewujudkan insan  yang juara  menuntut sektor SDM menjadi skala prioritas utama.  Dalam mencapainya, maka  seluruh perangkat daerah mesti berkolaborasi dengan stakeholder dan fokus pada pembangunan SDM terutama di sektor pendidikan, tutur  anggota Komisi II DPRD Jabar, Yunandar Eka Perwira  mewakili  Ketua DPRD  Jabar  Ineu Ourwadewi Sundari saat memberikan kata sambutan pada acara Konsultasi Publik yang diselenggarakan Bappeda, pekan ini  di Bandung.

Ia menyebut saat ini Jabar masih kekurangan 4.474 ruang kelas untuk tingkat pendidikan sekolah menengah.  Kekurangan ruang kelas ini seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2020, sehingga pembangunan SDM bisa lebih jauh lagi pada peningkatan kualitas dan daya saing,papar politisi PDIP ini.

Menurut Ineu  agar kekurangan ruang kelas dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran saja, berarti ada program lain yang harus ditunda. Inilah yang disebut implementasi konsep money follow program.

Menurutnya untuk sektor kesehatan sebagai penunjang utama Indeks Pembangunan Manusia (IPM), juga harus menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD Provinsi Jabar tahun 2020.

“Saya dorong Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/ kota se Jabar, segera menuntaskan kebutuhan akan sarana dan prasarana kesehatan,” ujarnya.

Dimulai dengan meningkatkan pelayanan puskesmas menjadi puskesmas rawat inap dan memanfaatkan teknologi internet, sebagai sarana menyediakan layanan dokter spesialis secara online untuk pemerataan dan mempercepat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa.

Ditambahnya pada tahun 2020 juga perlu segera dibangun rumah sakit rujukan regional yang baru, guna pemerataan pelayanan kesehatan khususnya bagi masyarakat kawasan utara Jawa Barat.
Sesuai RPJMD 2018 – 2023, di Jawa Barat akan dibangun empat rumah sakit rujukan regional baru guna mempercepat tercapainya IPM yang juara.

Ditempat yang sama Kepala Bappeda Jawa Barat Taufiq Budi Santoso mengatakan, konsultasi publik dimaksudkan untuk menjaring masukan dan saran bagi penyempurnaan rancangan awal RKPD Provinsi Jabar tahun 2020.
Konsultasi publik ini pun sekaligus membuka rangkaian kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan daerah  dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2020.(B-002)***