YouTuber Ini Ditembak saat Mengambil Gambar

3716

SEORANG YouTuber bernama Zhoie Perez ditembak oknum aparat kepolisian saat mengambil gambar penjaga keamanan di tempat ibadah dan sekolah di Los Angeles.

        Dilansir laman The Verge, Sabtu, 16 Februari 2019, Perez memulai live streaming-nya dengan mengatakan dia diancam akan ditembak jika bergerak. Tak lama, suara senapan ditembakkan. Perez mengatakan bahwa dia ditembak di bagian kaki.

        Perez sendiri merupakan bagian dari komunitas YouTuber yang dikenal sebagai First Amendment Auditors. Mereka memfilmkan interaksi dengan polisi atau mengunjungi lokasi pemerintahan.

        Para YouTuber itu akan meminta pertanggungjawaban pemerintah serta mendidik masyarakat Amerika mengenai hak mereka. Namun dalam praktiknya mereka lebih banyak melakukan konfrontasi yang memicu reaksi penegakkan hukum, dalam beberapa kasus, bahkan penahanan. Konfrontasi tersebut pun bisa menambah jumlah penonton dan pendukung.

        The Daily Beast menulis, para YouTuber ini akan mengunjungi lokasi dari kantor hingga pabrik senjata nuklir untuk konten mereka. Sejumlah video yang viral berisi YouTuber yang memanggil polisi dengan kata kasar yang sudah ditonton jutaan kali.

        Tidak jelas juga apakah video semacam itu telah melanggar Community Guideline YouTube. Namun di platform tersebut melarang para kreator membuat rekaman jahat tanpa persetujuan. Namun aturan itu agak sulit diaplikasikan pada video yang mengambil gambar orang-orang di tempat publik.

        Polisi Los Angeles pun memberikan pernyataan terkait kasus Perez. Mereka mengatakan, wanita itu memang terluka tembak di bagian kaki dan menjelaskan bahwa lukanya tidak membahayakan nyawa. Petugas bersangkutan sudah ditahan atas dugaan penganiayaan dengan senjata mematikan. (c-003/bbs)***