Wisata Petik Jeruk Upaya Pengembalikan Kejayaan Jeruk Garut

166

 Objek wisata petik jeruk Garut dikembangkan para petani sejak dua tahun lalu dengan area kebun yang tertata . Tanaman jeruk Garut  seluas  1,5 hektar  siap petik dan setengah matang, ada juga pohon jeruk yang masih dalam proses pertumbuhan.

Selain menikmati sejuknya kawasan perkebunan, pengunjung juga dapat menikmati sensasi segarnya buah jeruk Garut yang ranum. Wisata perkebunan buah khas Garut tersebut, salah satunya berada di kawasan Desa Situgede, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.Pengunjung ke perkebunan jeruk di kawasan tersebut bisa memetik dan mencicipi sensasi manis dan segarnya jeruk yang matang di pohon. Tidak sampai disitu, dengan berkunjung perkebunan jeruk tersebut, pengunjung sekaligus akan mendapatkan eduksi dari pengelola (kebun)  terkait tumbuhan buah bercita rasa manis segar ini.

 Jeruk Garut sendiri sebenarnya sudah dikenal luas hingga manca negara sejak puluhan tahun yang lalu. Bahkan keberadaan jeruk Garut telah diperdakan oleh Pemerintah Kabupaten Garut, melalui Perda No. 9 Tahun 1981.Dalam Perda tersebut,  jeruk Garut  dijadikan sebagai komponen penyusun lambang daerah Kabupaten Garut. Selain sebagai buah ciri khas Kabupaten Garut, jeruk merupakan komoditas sub-sektor pertanian tanaman pangan yang mempunyai prospek menjanjikan dengan nilai ekonomi cukup tinggi.Keberadaan jeruk Garut juga didukung Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 760/KPTS.240/6/99 tanggal 22 Juni 1999 tentang Jeruk Garut ,  ditetapkan sebagai Jeruk Varietas Unggul Nasional dengan nama Jeruk Keprok Garut I.

            Salah seorang pengelola taman wisata kebun jeruk Garut mengatakan, tempat wisata ini didirikan sebagai bentuk kecintaannya terhadap kearifan lokal, terutama jeruk Garut yang kini keberadaanya sudah langka, sehingga perlu kembali dibudidayakan. Konsep yang diusung pengelola wisata kebun Jeruk Garut ini adalah agrowisata. Karena selain hiburan, wisata ini juga memiliki sisi edukasi. Pengunjung diajak untuk mengenali jeruk Garut yang khas dengan rasa manis yang dominan ketimbang rasa asamnya. Di kawasan wisata seluas 1,5 hektare ini, pengunjung akan dibekali ilmu menanam jeruk yang benar, juga  pemahaman bagaimana cara menentukan jeruk sudah matang atau masih mentah, tidak  salah pilih  menentukan jeruk yang akan dimakan.

 Jeruk Garut sendiri merupakan jeruk yang terbilang unik. Pasalnya, jeruk Garut akan berbuah dan bisa dipanen setiap waktu, tidak mengenal musim. Jeruk Garut memiliki rasa yang segar dengan rasa manis yang dominan dibanding rasa asamnya.Sejak dikembangkan hingga saat ini para pelancong yang datang terus mengalami kenaikan signfikan.Bahkan pada masa liburan sekolah atau libur panjang ,pengunjung bisa membludak , selain datang dari sekitar Kota Garut,  juga dari  Bandung,Tasikmalaya,Ciamis hingga Jakarta dan kota di Jawa Tengah.Untuk mencicipi buah jeruk segar pihak pengelola membandrol Rp 20.000/kilogram. (E-001) ***