Konservasi Laut; Menyelamatkan Masa Depan

34

    MENTERI Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, mengatakan, eksplorasi kelautan Indonersia semakin besar. Roduksi perikanan terus meningkat pasca-pembersihan laut Indonesia dari kapal pencuri ikan.

Hasilnya, produksi ikan tangkap tahun 2018 meningkat 4,69%, ekspor hasil perikanan 2017-2018 naik 4,64%. Nilai ekpornya naik 7,44%. Neraca perdagangan surplus 4,41%. Namun menurut Susi, eksplorasi laut saja berisiko tinggi tanpa upaya konservasi. Karena itu, Susi mengapresiasi pembukaan prodi magister konservasi laut yang digagas Universitas Padjadjaran (Unpad).

       Unpad yang tengah mengembangkan kampusnya di Pangandaran, secara resmi membuka prodi magister konservasi laut. Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad mengatakan, kelautan meruipakan masa depan Indonesia. “Kalau hanya berkonsentrasi pada eksplorasi sumber daya laut, keberlanjuitan laut akan terancam,” katanya di Aula Unpad Dipati Ukur Selasa kemarin. Peresmian prodi magister konservasi laut itu dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti, Gubernutr Jabar., Ridwan Kamil, serta civitas akademika Unpad.

       Selama ini  Indobnesia berkonsentrasi pada eksplotrasi sumber daya laut. Konservasi  tidak terpikirkan sama sekali. Unpad punya prodi perikanan kelautan yang berada di bawah naungan Fakultas Perikanan. Menuirut Rektor, sekarang sudah saatnyaUnpad punya prodi magister konservasi laut, semata-mata untuk menyelamatkan laut Indonedia karena dieksplorasi terus menerus. Perkuliahan akan dilaksanakan di Kampus Unpad Jagtinagor, kegiatan site recsearch-nya  akan banyak dilakukan di Pangandaran. Unpad tengah membangun gedung akademik pertama di Pangandaran. Setelah selesai April mendatang, Unpad akan membanguna kampus Pangandara kedua.

        Konservasi laut di Indonesia merupakan tantangan besar. Banyak titik  di lautan yang mengalami kerusakan, baik terumbu karang, ikan yang mulai menyusut, serta biota laut lainnya. Banyak pula pelabuhan yang kurang terpelihara. Begitu pula pencemaran laut baik akibat timbuinan sampah plastik maupun pencemaran limbah dan minyak. Pencurian ikan atau ilegal fishing berakibat makin menurunnya pendapatan para nelayan tradisional. Mereka tidak dapat bersaing dengan pencuri yang menggunakan kapal canggih dengan peralatan modern pula. Banyak jennis ikan di lautan Indonesia yang menyusut, bahkan ada beberapa jenis ikan yang harus dilindungi karena populasinya menurun.

         Dengan tindakan penenggelaman kapal pencuri ikan, para pencuri ikan agak takut masuk lautan Indonesia. Selama ini ada 488 kapal asing yang ditenggelamkan, akibatnya pencurian ikan makin berkurang meskipun belum habis sama sekali. Kini masih ada kapal yang diam-diam msuk lautan Indonedsia dan mencuri ikan, terutama kapal-kapal berbendera Vietnam. Pencurian ikan beralih ke penyelundupan benur udang, penyu, dan biota laut lainnya. Penyelundupan itu dilakukan oleh penyelundup oknum pedagang Indonesia yang bekerja sama dengan penadah dari luar negeri. Pencurian dan penyelundupan benur dan tukik, jelas jauh lebih berbahaya dibanding dengan pencurian ikan besar. Akibatnya populasi udang dan beberapa jenis ikan lainnya semakin turun. Penyu yang dilindungi juga semakin menyusut karena tukiknya diselundupkan.

         Eksplorasi sumber daya laut, pencemaran akibat sampah dan minyak, kerusakan terumbu karang dan biota laut lainnya duitrambah dengan pembabatan hutan bakau di pantai, harus segera ditangani. Semangat menenggelam kapal pencuri ikan harus dilanjutkan dengan semangat konservasi laut. Hal itu harus dirancang sejak sekarang dan mulai digarap, misalnya pembersihan laut dari pencemaran. Rusaknya terumbu karang dan menysutnya bebetrapa jenis ikan, tidak bisa ditunggu datangnya para magister ilmu konservasi laut lulusan S2 Unpad. Selama mereka menuntut ilmu di kampus dan riset di lautan, bidang garapannya sudah dimulai oleh pemerintah.

         Para magister ilmu konservasi sumber daya laut itu merupakanm tenaga ahli yang dinantikan. Kita tidak bisa hanya mengeruk hasil laut tanpa memikirkan pemeliharaan dan pelestarian sumber daya laut itu. Adakah mahsiswa yang tertarik dengan prodi baru di Unpad itu?

Pasti banyak yang berminat karena bidang garapannya kelak sudah tersedia. Mereka menjadi gantungan harapan bangsa ini agar lautan Indonesia yang sangat luas itu benar- benar menjadi harapan masa depan negeri maritim terluas di dunia ini. ***