Disdukcapil Pastikan Wna Pemilik E-Ktp Tidak Memiliki Hak Suara

16

Terkait viral di media sosial facebook warga negara asing yang memiliki ktp elektronik di kabupaten cianjur. dinas kependudukan dan catatan sipil atau disdukcapil kota sukabumi, mencatat ada sembilan warga negara asing yang telah memiliki ktp elektronik, meski demikian, mereka tidak memiliki hak suara dalam pemilihan umum april mendatang.

sekretaris disdukcapil kota sukabumi, asep mulia sutisna mengungkapkan, warga negara asing yang berada di kota  sukabumi yang telah memiliki kartu ijin tinggal tetap atau kitap berjumlah 16 orang. namun, yang telah memiliki ktp elektronik berjumlah sembilan orang, diantaranya warga negara thailand, saudi arabia, nepal dan inggris. sisanya belum memiliki e-ktp karena belum memenuhi persyaratan. menurutnya, warga negara asing sah untuk memiliki identitas kependudukan, pasalnya mereka sudah  mempunyai kartu izin tinggal tetap atau kitap yang di terbitkan oleh imigrasi. hal itu sesuai dalam undang undang nomor  24 tahun 2013, atas perubahan undang undang no 23 tahun 2006 pasal 21, tentang administrasi  kependudukan.

sebelum menerbitkan e-ktp bagi wna, disdukcapil terlebih dahulu menerima kartu ijin tinggal sementara  atau kitas yang dikeluarkan dari kantor imigrasi, setelah kitas diperpanjang kemudian kitap. dari kitap itu disdukcapil baru bisa membuat ktp elektronik bagi wna, namun berbeda dengan e-ktp yang di bagi warga negara indonesia.

Sementara itu, menurut data base disdukcapil kabupaten sukabumi, terdapat 40 warga negara asing yang telah memiliki kartu ijin tinggal tetap atau kitap, namun yang telah memiliki ktp elektronik berjumlah 23 orang yang terdiri dari negara asia, timur tengah, afrika dan eropa.

 

Budi setiawan, bandung tv.