Kesalahan Input Data Nik Wna Tak Pengaruhi Database Dpt

27

Perbincangan di medsos terkait ktp-el yang dimiliki tujuh belas warga negara asing, semakin hangat diperbincangkan. terlebih, ada isu, tujuh belas wna tersebut masuk ke database daftar pemilih tetap pemilu 2019. sejumlah pihak seperti disdukcapil, kpud, serta imigrasi menyatakan, berita tersebut bohong atau hoax.

17 warga negara asing yang memiliki ktp eletronik di kabupaten cianjur, diklaim sejumlah pihak sudah memenuhi syarat, mulai dari kartu ijin tinggal sementara hingga kartu ijin tinggal tetap atau kitap. hal tersebut berdasarkan peraturan kepemilikan ktp elektronik bagi tenaga kerja asing, dalam undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi. bahkan merujuk pada pasal 63, tenaga asing dengan kondisi tertentu wajib memiliki ktp elektronik.

Kpud cianjur pun mengecek salah satu nomor induk kependudukan warga negara asing atas nama guohui chen, asal china. namun, yang keluar justru nama bahar, warga kecamatan sayang kabupaten cianjur. diakui kpud, kemungkinan ada kesalahan dalam penginputan dan coklit data nik. kpud cianjur pun akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna mencari sumber kesalahan dalam penginputan data nomor induk kependudukan atau n-i-k, agar secepatnya diperbaiki.

Sementara itu, menurut hilman, kesalahan dalam penginputan data nik, tidak mempengaruhi data wna yang masuk ke dalam database daftar pemilih tetap pemilu 2019. bahkan, kesalahan input data nik sangat mudah diperbaiki. jika ada nik warga negara asing yang masuk ke dalam dpt, akan terdeteksi dengan sendirinya. pasalnya, warga yang memiliki hak suara, haruslah warga negara indonesia.

N-i-k atas nama bahar warga kelurahan sayang, sudah ada di database kpu sejak pemilihan gubernur jabar. sedangkan nik dalam ktp el yang dimiliki guohui chen, baru terbit dari disdukcapil pada tahun 2018.

Bahar mengaku, tidak mengetahui kesalahan nik, bahkan tidak pernah ada masalah pada kartu identitas dirinya. bahar pun kaget, karena banyak wartawan dan pihak lain yang datang menanyakan alamatnya.

Heri setiawan, bandung tv.