Simulasi Pengamanan Pemilu; Antisipasi Demi Kondusifitas

53

BISNIS BANDUNG- Langkah  antisipatif perlu dilakukan  untuk menjaga agar Pemilu  Legislatif dan Presiden bulan depan di Jabar tetap terjaga kondusifitasnya.  Oleh sebab itu DPRD Jabar mengapresiasi dan mendukung kegiatan simulasi kolaborasi TNI-Polri dan pemerintah daerah.

Ketua Komisi I DPRD Jabar, H.Syahrir mendukung  kegiatan simulasi pengamanan pelaksanaan Pemilu 2019 yang diselenggaran bersama oleh TNI-Polri dan Pemerintah Daerah.  Hal ini sebagai antisipasi  atas hal-hal yang tidak diinginkan akibat ketidak puasan hasil Pileg dan Pilpres.

“Simulasi kolaborasi kesiapan pengamanan Pemilu 2019 yang diperagakan oleh personil TNI-Polri dan Pemda  merupakan  bentuk sinergitas aparatur negara dalam menjaga keamanan selama persiapan hingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, ” kata  Syahrir  pada
Simulasi kegiatan Pengamanan Pileg Dan Pilpres 2019 berlangsung di Lapangan Brigif, Kujang 15, Kota Cimahi, Jumat (8/3/2019)

Melalui kegiatan simulasi, katanya  dapat diketahui sejauh mana kesiapan aparat keamanan dan sarana-prasarana pendukung dalam menjaga kondusivitas dan kelancaran Pileg dan Pilpres 2019.

DPRD Provinsi Jawa Barat melalui Komsi I   berkontribusi untuk persiapan pengamanan gelaran Pileg dan Pilpres 2019 di wilayah Jawa Barat adalah membackup kebutuhan yangnanti dilakukan untuk pengamanan gelaran Pileg dan Pilpres Tahun 2019 di Jabar.Syahrir berharap, rangkaian pesta demokrasi ini berjalan sesuai dengan penjadwalannya dan tidak ada gangguan keamanan sekecil apapun.

Ia menambahakan, selain dapat berjalan lancar dari sisi pelaksanaan, termasuk berlangsung lancar dari mulai pencalonan hingga pemungutan suara  hingga hasil penentuannya. Tentu hal itu tidak terlepas dari peran serta masyarakat  dalam  menjaga kondusifitas.

“Kami berharap semua lapisan masyarakat juga menjaga kondusifitas, jangan sampai terpancing isu-isu negatif yang dapat merugikan salah satu pihak, kita harus turut serta menyukseskan pesta demokrasi ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, bahwa simulasi ini merupakan bentuk latihan menghadapi situasi saat pemilu. Latihan dimaksudkan agar siap saat dibutuhkan sesuai situasinya.

Ia mengatakan  dengan simulasi ini, Polda Jabar dan Kodam III Siliwangi siap melakukan pengaman pemilu pilpres dan pileg 2019, bulan April mendatang.

“Kami siap mengamankan pemilu 2019.  Untuk itu masyarakat tak perlu khawatir datang ke TPS, Polda Jabar dan Kodam III Siliwangi akan memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan Pemilu 2019 ini,” paparnya.(B-002